Menikmati Ikan Bakar Tangkapan Nelayan Ditengah Keindahan Pasir Putih

Deburan ombak memilin milin menyapu bibir pantai pasir putih yang terdapat di sepanjang Desa Bina Sari, Kecamatan Sorkam Barat

Menikmati Ikan Bakar Tangkapan Nelayan Ditengah Keindahan Pasir Putih

Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit

TRIBUN-MEDAN.com,TAPTENG- Deburan ombak memilin milin menyapu bibir pantai pasir putih yang terdapat di sepanjang Desa Bina Sari, Kecamatan Sorkam Barat, Tapanuli Tengah. Ombak beranak itu bagai berkebut saling berkejaran.

Bibir pantai begitu luas sehingga dapat dijadikan pengunjung untuk bermain air, maupun bermain pasir. Pantai ini juga tidak dalam sehingga pengunjung bebas untuk berenang maupun hanya untuk berkejar-kejaran dengan ombak.

Fasilitas yang tersedia di pantai ini juga cukup memikat untuk pengunjung berswafoto, yaitu memiliki pondok yang cantik dan menghadap ke arah pantai sejauh mata memandang.

Angin yang berhempus sepoi-sepoi juga membuat kita betah berlama-lama di pantai ini.

Kuliner yang tersedia di pantai ini juga cukup menggugah selera, yaitu kuliner hasil tangkapan nelayan yaitu ikan balato kuning, ikan kakap, ikan gabus, ikan tegang ekor, udang dan kepiting laut. Kuliner ini tersedia yang dibakar, di rebus maupun yang digoreng.

angin
angin ()

"Semua yang dijual di sini hasil tangkapan nelayan sekitar. Kelapanya juga yang tumbuh di sini. Mau pengunjung yang memasak ikannya bisa. Sudah tersedia dapurnya.Kalau kami yang membakarnya juga bisa," ujar Hannan, pemilik usaha di Pantai Bina Sari beberapa hari lalu.

Sambal yang tersedia juga cukup mengugah selera, yaitu sambal khas Tapanuli Tengah. Tingkatan pedasnya juga bisa disesuaikan dengan selera pengunjung. Saat kepedasan, atau kepanasan, terdapat pelepas dahaga yaitu air kelapa muda yang tumbuh di sekitar pantai.

Harga makanan di pantai ini tergolong terjangkau yaitu perkilonya ikan gabus dan kakap harganya Rp 110 ribu, ikan tegang ekor Rp 60 ribu, dan ikan balato kuning Rp 80 ribu, udang dan kepiting dikisaran harga Rp 80 ribu-110 ribu. 

ikn
ikn ()

Untuk pengunjung yang berenang, Hannan meminta untuk berhati-hati saat hujan turun, karena kehadiran ubur-ubur, namun warga tidak perlu takut, karena obat tersengat ubur-ubur tersedia di di alam sekitar pantai.

"Kalau tersengat ubur-ubur kan ada obatnya di sini, kotoran kerbau, banyak di sini," ujarnya.

Untuk mencapai lokasi pantai ini, pengunjung membutuhkan waktu satu setengah jam perjalanan dari bandara Ferdinand Lumban Tobing yang ada di Pinang Sori.

Namun akses menuju lokasi ini masih tergolong jarang. Pengunjung lebih direkomendasikan jika menyewa kendaraan sendiri, baik mobil atau sepeda motor dari Kota Sibolga.

(ryd/tribun- medan.com)

Penulis:
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help