Viral Medsos

Usai Viral Polantas Pungli, Kini Heboh Uang Damai Dishub Rp 1,5 Juta Ditransfer via M-Banking

"Setelah saya tunjukin bukti transfer m-banking kepada yang bersangkutan baru kendaraan kita dilepas."

Usai Viral Polantas Pungli, Kini Heboh Uang Damai Dishub Rp 1,5 Juta Ditransfer via M-Banking
Tribun Medan / Dedy
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM - Herman (42), selaku sopir truk angkutan barang mengakui, terjaring razia di sekitar Jembatan Gantung, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (4/4).

Ia mengatakan, oknum Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi (Sudinhubtrans) kota Jakarta Barat berinisial MS ini meminta uang damai Rp 1,5 Juta.

"Saya terjaring razia dua hari lalu, di Jembatan Gantung, Cengkareng. Saat itu, ya kayak biasa petugas meminta surat-surat kendaraan, yang saya bawa lalu mengecek kondisi truk. Ketika itu, oknum Dishub ini menyebut kalau truk saat itu saya bawa engga layak dikarenakan bagian bodi truk keropos. Saya juga akui, memang itu (bodi) sudah keropos," paparnya, kepada awak media, Jumat (6/4/2018). 

Herman menerangkan, ujug-ujug petugas saat itu langsung mengambil alih kemudi truk, serta membawanya ke Terminal Rawa Buaya.

"Truk saya itu enggak dibawa sampai masuk ke dalam Terminal Rawa Buaya, tetapi berhenti di pinggir jalan. Saya disuruh menunggu. Hampir dua jam. Kemudian oknum (MS) ini datang lagi dan menawarkan, kalau truk saya enggak akan dikandangkan dan ditilang bayar Rp 1,5 Jutaan Pak. Bahasanya uang damai. Saya saat itu pun langsung hubungi pihak perusahaan. Akhirnya, saya setuju dan oknum ini minta uangnya saat itu ditransfer aja," jelas Herman kembali.

Herman melanjutkan, pengiriman uang damai Rp 1,5 Juta itu ditansfer langsung ke rekening atas nama Mulyana. Ia menjelaskan, oknum ini setidaknya kerap membuat pengemudi truk itu resah.

"Setelah saya tunjukin bukti transfer m-banking kepada yang bersangkutan baru kendaraan kita dilepas." 

"Saya enggak habis pikir, sebegitunya mencari uang."

Sementara itu, Hengki Sitorus, sebagai Kepala Seksi Operasional (Kasiops) Sudinhubtrans Kota Jakarta Barat, katakan oknum berinisial MS itu saat ini tengah diperiksa. 

"Masih diperiksa lisan, dilanjut di BAP dulu. Ini sedang diperiksa. Apakah sudah benar oknum ini lakukan praktik pungli atau tidak ya," terang Hengki ke awak media, Jumat (6/4/2018).

Halaman
12
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved