Dairi Unggul

Dialog Publik dengan Petani, Eddy Berutu Sampaikan Program Kartu Pertanian

Dialog publik ini diselenggarakan oleh organisasi pendamping petani, yakni Pesada, Petrasa, dan PDPK.

Dialog Publik dengan Petani, Eddy Berutu Sampaikan Program Kartu Pertanian
TRIBUN MEDAN/Tommy Simatupang
Calon Bupati Dairi Nomor Urut 2, Eddy Keleng Ate Berutu usai Dialog Publik Jelang Pilkada 2018 dengan kelompok perempuan dan petani di Balai Karina, Jalan Empat Lima, Selasa (10/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Pasangan Calon Bupati Dairi Nomor Urut 2, Eddy Keleng Ate Berutu-Jimmy Sihombing mengikuti Dialog Publik Jelang Pilkada 2018 dengan kelompok perempuan dan petani di Balai Karina, Jalan Empat Lima, Selasa (10/4/2018).

Dialog publik ini diselenggarakan oleh organisasi pendamping petani, yakni Pesada, Petrasa, dan PDPK.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi bertanya kepada calon bupati dan wakil. Peserta yang umumnya petani banyak menanyakan tentang program kesejahteraan petani. Terutama, dalam hal membantu petani untuk meningkatkan hasil tani.

Menjawab hal itu, Calon Bupati Nomor Urut 2, Eddy Keleng Ate Berutu mengungkapkan dalam visi-misi Dairi Unggul akan menjadikan Kabupaten Dairi sebagai lumbung pertanian Indonesia. Eddy menilai perlu pembinaan untuk para petani.

Baca: Melihat Banyak Jalan Rusak di Nias Barat, Sihar Sitorus Siapkan Rencana Pembangunan

"Kita inginkan hasil tani merupakan kuantitas dan kualitas yang unggul. Kita akan mendesain program yang dibutuhkan petani,"ujarnya.

Pengusaha di bidang keuangan ini menilai petani sering sekali terhambat tentang kualitas dan harga bibit, alat pertanian, dan pupuk.

"Selain kita memberikan pendampingan kepada petani kita juga akan meluncurkan kartu pertanian. Berbagai fasilitas ada di dalam, termasuk kredit tanpa anggunan. LDapat membeli alat pertanian ddngan kartu itu,"ujar Eddy yang diikuti tepuk tangan peserta.

Eddy juga berjanji akan mengembalikan kejayaan kopi Sidikalang.

"Kita juga akan menampung hasil tani warga untuk dipromosikan kepada para penampung, karena kita yakin hasil tani Kabupaten Dairi berkualitas,"tambahnya.

Sementara wakilnya, Jimmy Sihombing memaparkan program reformasi birokrasi. Maksudnya, memperbaiki fasilitas pelayanan publik. Sehingga, dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved