Terungkap! M Ilyas Beli Bagian Tubuh Satwa Langka Secara Online

Atas kasusnya tersebut, M. Ilyas alias Ilyas menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (11/4/2018).

Terungkap! M Ilyas Beli Bagian Tubuh Satwa Langka Secara Online
Tribun Medan/Chandra
M Ilyas alias Ilyas terdakwa dalam kasus penjualan satwa langka yang dilindungi saat menjalani sidang di PN Medan, Selasa (11/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - M. Ilyas alias Ilyas, selaku terdakwa dalam kasus penjualan bagian Satwa Langka yang dilindungi Negara harus rela diseret ke pengadilan untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

Atas kasusnya tersebut, M. Ilyas alias Ilyas menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (11/4/2018).

Sidang dengan nomor perkara 775/Pid.B/LH/2018/PN Mdn tersebut, berlangsung di Ruang Sidang Cakra 6 dengan majelis hakim yang diketuai oleh Riana Pohan.

Pada sidang yang berlangsung hingga sore hari tersebut, selain membacakan surat dakwaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Sumut, Kristina Lumbanraja menghadirkan empat orang saksi yakni tiga orang polisi kehutanan, dan satu saksi ahli.

Baca: Menjual Bagian Satwa Langka yang Dilindungi Negara, M Ilyas Diadili

Nama-nama mereka adalah Sofyan, Natanael Bangun, dan Musriadi Alfi selaku Polisi Hutan (Polhut) PNS dari kementerian lingkungan hidup kehutanan (Kemen LHK), serta Fitri Nur selaku saksi ahli.

"Ada empat saksi yang mulia. Tiga dari polisi kehutanan, Satu orang saksi ahli," ujar JPU di muka sidang.

Dipersidangan tersebut saksi Natanael menuturkan bahwa M. Ilyas tidak memiliki ijin dalam melakukan praktik jual beli bagian satwa langka yang dilindungi negara tersebut.

"Dia tidak ada ijinnya. Karena itu tidak ada ijin makanya ditangkap yang mulia," ujar saksi Natanael di muka sidang.

Halaman
123
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help