Home »

Sumut

Pilgub Sumut

Edy Rahmayadi Kesal Banyak Keramba di Danau Toba

Ia tak menyangka, Danau Toba kini tercemar karena limbah keramba jaring apung ikan yang keberadaannya telah menjamur.

Edy Rahmayadi Kesal Banyak Keramba di Danau Toba
Tribun Medan/Nanda
Calon Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bernyanyi bersama Nek Butet saat berkunjung ke Desa Perjuangan Unit I dan II Sei Balai, Batubara, Kamis (12/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.COM, LIMAPULUH - Calon Gubernur Sumut 2018-2023 Edy Rahmayadi merasa miris dengan kondisi Danau Toba saat ini.

Ia tak menyangka, Danau Toba kini tercemar karena limbah keramba jaring apung ikan yang keberadaannya telah menjamur.

Hal ini dingkapkan Edy saat bertatap muka dengan warga di Desa Perjuangan Unit I dan II Sei Balai, Batubara, Kamis (12/4/2018).

"Kita punya danau terbesar. Namun sayangnya, turis sudah jarang mau datang ke Danau Toba. Orang batak saja tak mau datang karena danau yang begitu bagus, malah ditanami keramba sehingga air rusak," ujarnya dengan geram.

Edy menceritakan keindahan Danau Toba saat dirinya muda dulu.

Baca: Nenek Berusia 100 Tahun Titip Pesan Kepada Edy Rahmayadi, Begini Katanya

Saat itu, keindahan Danau Toba tidak disangsikan lagi. Begitupun dengan kebersihan lingkungannya.

"Saya sejak kecil sudah dibawa ayah saya ke sana, ke Tuk Tuk, Parapat. Begitu indah di situ. Kita bisa petik anggrek, kita bisa cari ikan pora-pora. Sekarang tidak ada lagi ikan. Sekarang tak bisa lagi masuk kita ke air, begitu masuk, gatal langsung," katanya.

Edy berharap lingkungan Danau Toba dapat dibenahi kembali. Sehingga kekayaaan alam yang dimiliki Sumut ini tidak hanya sekadar kenangan.

"Manusia dikirim ke dunia bukan merawat, tapi merusak dunia," pungkasnya.(*)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help