Home »

Sport

Open Tournament Gateball Piala Bergilir Wali Kota, Peluang Atlet Medan Unjuk Prestasi

Sebagai awal untuk mencari atlet gateball potensial untuk mewakili Kota Medan event daerah maupun nasional.

Open Tournament Gateball Piala Bergilir Wali Kota, Peluang Atlet Medan Unjuk Prestasi
TRIBUN MEDAN/Victory Hutauruk
Pembukaan Open Tournament Gateball Piala Bergilir Walikota Medan dibuka Wali Kota Dzulmi Eldin didampingi Ketua Pergatsi Sumut, Paul Ames Siahaan dan Ketua Pergatsi Medan, Irwan Tarigan, Kamis (12/4/2018) di Lapangan Hoki Kota Medan, Jl. Candi Borobudur Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

Tribun-Medan.com, MEDAN - Gelaran perdana Open Tournament Gateball Piala Bergilir Wali Kota Medan resmi dibuka pada Kamis (12/4/2018) di Lapangan Hoki Kota Medan, Jl. Candi Borobudur Medan.

Kejuaraan yang diikuti 249 atlet terdiri dari 26 tim kategori klasik, 16 team kategori double dan 9 team kategori single berasal dari berbagai seperti daerah di Pulau Sumatera, Gorontalo, NTB dan Jakarta.

WalikKota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan turnamen ini sebagai awal untuk mencari atlet gateball potensial untuk mewakili Kota Medan event daerah maupun nasional. Mengingat olahraga ini masih baru diketahui masyarakat.

"Ini kali pertama mengadakan turnamen gateball ini. kita berharap kejuaraan ini akan terus ada untuk memajukan olahraga yang sifatnya sangat positif untuk bisa mengajak generasi muda untuk bisa mengeolahragakan dirinya untuk bisa berprestasi," katanya kepada Tribun-Medan.com.

Open Tournament Gateball Piala Bergilir Walikota Medan di Lapangan Hoki Kota Medan, Jl. Candi Borobudur Medan.
Open Tournament Gateball Piala Bergilir Walikota Medan di Lapangan Hoki Kota Medan, Jl. Candi Borobudur Medan. (TRIBUN MEDAN/Victory Hutauruk)

Meski diikuti atlet dari luar Kota Medan, Eldin optimis atlet gateball Medan mampu menjadi juara umum dan membawa Piala Bergilir Wali Kota Medan ini tetap berada di sini.

"Terutama kita semua ingin dari kejuaraan ini atlet kita bisa berprestasi tidak hanya di Medan tapi di Indonesia dan Mancanegara. Terkhusus kejuaraan ini yang notabene diikuti berbagai daerah, kita berharap prestasi itu juga bukan menghalalkan segala cara. Tapi saya minta atlet kota Medan dengan kejujuran menjuarai turnamen dengan cara sportif," tegasnya dihadapan seluruh atlet.

Ketua Umum Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sumut, Paul Ames Siahaan mengatakan dengan resminya cabor gateball dipertandingkan di PON 2020 membuka peluang atlet Medan untuk dapat berkontribusi.

"Kejuaraan ini juga salah satu cara memajukan gateball di Sumut ini. Karena gateball sudah masuk PON 2020, peta pemain gateball masih rata, jadi ini kesempatan kita dalam dua tiga tahun ini untuk berusaha mencari bibit guna menjadi perwakilan kita," sebutnya.

Dengan ikut sertanya tim-tim asal luar daerah membuat atlet gateball Sumut dapat mengukur titik kemampuan mereka dibandingkan daerah lain.

"Kalau di Sumut memang sudah cukup banyak tim. Memang kalau di Pulau Sumatera ini hanya disini saja yang rajin mengadakan kejuaraan. Apalagi daerah yang sudah maju cabor ini seperti Gorontalo, NTB dan Jakarta juga ikut di kejuaraan ini, diharapkan atlet Sumut dapat menjadi juara," jelas Paul.

Lebih lanjut, ia menjelaskan Pergatsi Sumut dalam waktu dekat akan menggelar kejuaraan nasional gateball Piala Pangdam dan Piala Panca Budi di tahun 2018.

"Untuk menggalakkan prestasi gateball di Sumut juga kita punya agenda nasional untuk perebutan Piala Pangdam bulan Oktober 2018 sama Piala Panca Budi di Bulan Agustus 2018," bebernya.

Ketua Pergatsi Kota Medan, Irwan Tarigan menerangkan saat ini Medan telah rutin mengirimkan atletnya untuk mengikuti kejuaraan-kejuaraan tingkat daerah maupun nasional.(cr10/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help