Cegah Demam Berdarah di Porsea, Camat dan Puskesmas Lakukan Fogging

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) ini dilakukan di sekitaran rumah warga, perkantoran, tumpukan sampah dan beberapa saluran parit yang sering

Cegah Demam Berdarah di Porsea, Camat dan Puskesmas Lakukan Fogging
Tribun Medan/Arjuna
Fogging di lingkungan masyarakat Kelurahan Parparean III, Jumat (6/4/2018). 

TRIBUN-MEDAN.COM, BALIGE - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Porsea dan Camat Porsea melaksanakan fogging atau pengasapan di lingkungan masyararakat Kelurahan Parparean III.

Hal ini sebagai langkah pencegahan dan antisipasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 

“Fogging ini merupakan salah satu cara untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegepty. Selain fogging kita juga melakukan penyuluhan bahaya penyakit DBD kepada masyarakat,” kata Kepala Puskesmas Porsea dr Patar Silaen disela-sela kegiatan fogging, Jumat, (6/3).

Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) ini dilakukan di sekitaran rumah warga, perkantoran, tumpukan sampah dan beberapa saluran parit yang sering tersumbat.

Menurut Kepala Puskesmas Porsea, pengasapan yang dilaksanakan hanya untuk membunuh nyamuk dewasa, sedangkan untuk membasmi jentik-jentik nyamuk harus dibutuhkan pola hidup bersih masyarakat.

Baca: PT Indofood Lirik Kentang Dolok Sanggul, Ini Alasannya

Silaen mengharapkan peran serta warga dalam mencegah penyebaran penyakit DBD, dengan langkah 3 M, yakni menguras, menutup dan mengubur barang-barang yang tidak diperlukan.

Karena kata dr Patar, barang-barang yang tidak terpakai dan menampung air akan menjadi sarang nyamuk penyebab DBD.

“Untuk mencegah penyakit DBD, warga harus peduli lingkungan dengan menjaga kebersihan sekitar. Pengasapan dilakukan tidak harus menunggu jatuhnya korban penyakit DBD, jadi kegiatan ini hanya mengantisipasi saja,” terangnya.

Camat Porsea Robert Manurung didampingi Lurah Parparean III Freddy Napitulu mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit DBD.

“Pola hidup bersih masyarakat juga sebagai langkah pencegahan dan antispasi penyebaran penyakit DBD. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di Kecamatan Porsea,” ungkapnya.(*)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help