TribunMedan/

Menelisik Penjinakan Gajah dan Harimau di Barumun yang Kini Jadi Objek Wisata

Gajah yang paling besar dan tua tampak dipisahkan dari gerombolan gajah lainnya di lahan hutan Kesatuan

Menelisik Penjinakan Gajah dan Harimau di Barumun yang Kini Jadi Objek Wisata
Tribun Medan/Silfa Humairah
Pengunjung Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Barumun, Padang Lawas berinteraksi dengan gajah yang meminta makanan. 

TRIBUN-MEDAN.COM- Gajah yang paling besar dan tua tampak dipisahkan dari gerombolan gajah lainnya di lahan hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Barumun, Padang Lawas, Sumatera Utara, kedua gajah tersebut jantan, Bongkar dan Dargo namanya.

Sedangkan 4 gajah betina dengan nama Poppy, Damei, Kerry, Dini  dan 1 gajah jantan Dwiki serta Lia gajah betina paling kecil (2) tampak berkerumun di padang savana di tengah parit buatan.

Uniknya, tiap gajah diberlakukan berbeda karena memiliki karakter berbeda pula seperti halnya manusia.

Aktifitas gajah tersebut bisa anda lihat langsung dengan mengunjungi Hutan Tiger Sanctuary dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Barumun di Padang Lawas.

Franky, petugas gajah, menuturkan Bongkar dan Dargo dipisah sendiri-sendiri karena sedang ingin kawin dan masih buas, bahkan sesekali dirantai untuk keamanan kawanan gajah lainnya.

Baca: Eksplore Hutan Naik Gajah, Ya Cuman di Tangkahan

Kalau Dini tidak suka keramaian, jadi sering kali menghindar kalau ada pengunjung yang datang, kami pun tidak menganjurkan pengunjung untuk mendekati Dini karena akan terus menghindar.

gajah_barumun
gajah_barumun (Tribun Medan/Silfa Humairah)

Berbeda dengan Lia, gajah paling muda ini paling aktif bermain dan mandi, tapi lucunya tidak suka melihat anak-anak, ia sering menghindari anak-anak.

Kemudian ada Dargo yang tidak suka difoto, apalagi melihat kilatan kamera, dia bisa gusar, katanya.

Aktifitas gajah tersebut bisa Anda lihat langsung dengan mengunjungi Hutan Konservasi Tiger Sanctuary dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi Barumun di Padang Lawas.

Halaman
123
Penulis: Silfa Humairah
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help