Tari Kecak Sambut Rombongan Famtrip asal Malaysia di Bali

Senja di Minggu (25/3) sore itu terlihat sangat berbeda. Langit jingga menggelayut di ufuk baratPantai Uluwatu, Bali

Tari Kecak Sambut Rombongan Famtrip asal Malaysia di Bali

TRIBUN-MEDAN.COM, DENPASAR - Senja di Minggu (25/3) sore itu terlihat sangat berbeda. Langit jingga menggelayut di ufuk baratPantai Uluwatu, Bali.

Seiring dengan jatuhnya sang mentari ke peraduan, sembilan TA/TO dan 18 media, KJRI Kuching, KJRI Sabah dan Kementerian Pariwisata disuguhi sebuah pertunjukan yang mengesankan. Namanya, tari kecak.

Rombongan Famtrip asal Malaysia itu happy. Rombongan yang memulai petualangan di Bali, 25-29 Maret 2018 itu dibuat takjub dengan area pertunjukan dibuat menyerupai koloseum.

Semua makin terkesima saat sejumlah penari kecak memasuki area lapangan yang sudah dilengkapi dengan tungku dengan nyala api.

Lantunan khas tarian Kecak, ’’Cak cak cak…’’ langsung membuat ribuan orang terdiam. Semua senyap. Padahal, teriakan yang dilantunkan itu tak menggunakan alat musik.

Baca: Unggah Foto Selfie, Nafa Urbach Dibilang Mirip Barbie

Yang terdengar hanya suara mulut seperti acapela. Gerak mereka sangat kompak. Ada kalanya duduk, terkadang juga berdiri sembari menggerakkan tangan ke atas berbarengan.

“Sangat fantastis. Tariannya sangat unik. Ini luar biasa,” ucap Ashley Pan Ye Fu, jurnalis The Borneo Talk.

Tiong Jia Yee, journalis Asia Times juga tak mau ketinggalan. Menurutnya show Kecak di Uluwatu Bali sudah world class. Suguhan atraksi dan panoramanya dinilai sudah sangat wow.

“Show yang komplit. Culture-nya ada. Panorama sunset-nya juga bagus sekali,” ungkapnya.
Perwakilan KJRI Sabah dan Serawak pun ikut mengamini.

Halaman
12
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved