Kurang Sehat, Sidang Vonis Lenny Pemilik 16 Ribu Butir Ekstasi Ditunda

Lenny selaku terdakwa dalam kasus kepemilikan 16.992 butir narkotika golongan satu jenis pil ekstasi

Kurang Sehat, Sidang Vonis Lenny Pemilik 16 Ribu Butir Ekstasi Ditunda
Lenny saat menjalani sidang di PN Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Lenny selaku terdakwa dalam kasus kepemilikan 16.992 butir narkotika golongan satu jenis pil ekstasi seberat 4,2 Kilogram seharusnya menjalani sidang pembacaan vonis (putusan) pada hari Kamis sore (12/4/2018) di pengadilan negeri (PN) Medan.

Namun sidang Sidang dengan nomor perkara 3387/Pid.Sus/2017/PN Mdn tersebut, terpaksa harus ditunda oleh majelis hakim yang diketuai oleh Richard Silalahi dikarenakan terdakwa Lenny pada hari tersebut justru mengaku kurang sehat kepada hakim dipersidangan.

"Bagaimana, anda sehat?," tanya hakim ketua Richard Silalahi kepada terdakwa Lenny.

"Sedang kurang sehat yang mulia," jawab Lenny.

Karena kondisi Lenny yang mengaku kurang sehat, Maka majelis hakim pun memutuskan untuk menunda sidang.

Namun hakim menekankan untuk sidang selanjutnya supaya terdakwa tidak lagi mengeluh sakit, maka JPU diminta untuk memeriksakan kesehatan terdakwa kepada dokter atau setidaknya bisa membawa dokter ke persidangan untuk memeriksa terdakwa.

"Kita tunda, sidang selanjutnya Hari Selasa tanggal 17. Layak dibawa, bawa kemari. Bila perlu bawa kemari dokternya. Bawa dokter kemari nanti mana tahu tanggal 17 sakit biar diperiksa sama dokter," tegas hakim Richard Silalahi di ruang sidang Cakra 6 PN Medan.

Namun anehnya, setelah hakim memutuskan untuk menunda sidang, terdakwa justru mencoba menawarkan hari untuk sidang selanjutnya kepada majelis hakim.

Lucunya lagi, Terdakwa justru mengajukan permintaan agar sidang dilanjutkan tanggal 18 April 2018 padahal majelis hakim sudah memutuskan kalau sidang lanjutan adalah hari Selasa tanggal 17 April 2018.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved