Viral Medsos

Heboh Aksi Penari Erotis di Kopdar Komunitas NMAX Jepara, Ini Videonya

Kabar ini awalnya diposting akun Kirul Sholeh di grup Facebook Komunitas Yamaha NMAX Indonesia.

Heboh Aksi Penari Erotis di Kopdar Komunitas NMAX Jepara, Ini Videonya
YOUTUBE
Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta sudah menetapkan dua orang jadi tersangka terkait adanya tarian erotis di Pantai Kartini Jepara, 14 April 2018 

Dalam caption @lambe_turah ikut mempertanyakannya.

Selamat hari minggu selamat goyang ajib ajib

Kok bisa yaaaaa

Tarian kaya gitu sampe ke tempat umum

Di pantai kartini jepara lagi

Acara rame rame lagi

Duhhh

Paknetiyaaaaaa

Yang bener dong kalo bikin acara

Ada anak kecil nonton gimana coba

Postingan tarian erotis di acara klub NMAX di akun IG @lambe_turah
Postingan tarian erotis di acara klub NMAX di akun IG @lambe_turah/IG@lambe_turah

Terkait kehebohan ini, Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) angkat bicara.

"Pertama saya ingin klarifikasi bahwa kegiatan itu bukan bagian chapter YNCI."

"Kami tak tahu komunitas mana yang menyelenggarakan kegiatan itu," jelas Yudi Kusuma, Ketua Umum Nasional YNCI.

Achiel panggilan akrab Yudi Kusuma, menyesalkan kejadian itu karena berdampak negatif terhadap dunia bikers.

"Yang terkena seluruh komunitas. Khususnya komunitas Yamaha NMAX," jelas Achiel.

Dijelaskan selanjutnya bahwa setiap kegiatan yang mengatasnamakan YNCI, pihaknya selalu melihat detil kegiatan.

"Jadi kami di YNCI Nasional selalu meminta terutama run down atau jadwa acara event anggota kami."

"Kalau ada potensi yang bisa memuat kegaduhan kami minta dihilangkan," sebut Achiel yang saat ini membawahi 164 chapter seluruh Indonesia.

Hal yang berikutnya, pihak YNCI meminta kepada pihak kepolisian untuk lebih cepat mengantisipasi kegiatan bikers.

"Saat izin dikeluarkan harus mengetahui kegiatan yang dilangsungkan, jangan sampai terjadi lagi kejadian seperti ini," pungkasnya.

Ini videonya:

Informasi terbaru, Kasat Reskrim Polres Jepara AKP Suharta mengatakan, pihaknya saat ini telah memeriksa sejumlah panitia.

Menurutnya berdasarkan penyelidikan yang dilakukannya, kini sudah ada dua orang dijadikan tersangka.

"Setelah kami lakukan pengembangan, kami telah menetapkan dua tersangka. Keduanya panitia acara," kata Suharta, Minggu (15/4/2018).

Kedua tersangka tersebut dijerat pasal UU Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Sangkaan pasal Undang-undang pornografi yang di dalamnya juga terdapat pornoaksi. Ancaman maksimal 15 tahun penjara," tandasnya. (otomotifnet/tribun jateng/tribun video/facebook)

  

Editor: Tariden Turnip
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help