Home »

Sumut

Geruduk Kantor Pemko Medan, Massa Bermain Musik dengan Kaleng Bekas

Puluhan pedagang geruduk kantor Pemko Medan, Senin (16/4/2018). Dalam aksinya para pedagang menuntut

Geruduk Kantor Pemko Medan, Massa Bermain Musik dengan Kaleng Bekas
Massa dari pedagang pasar pringgan memukul kaleng bekas di depan kantor Walikota Medan, Senin (16/4/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Puluhan pedagang geruduk kantor Pemko Medan, Senin (16/4/2018). Dalam aksinya para pedagang menuntut agar pasar peringatan tidak dikelola pihak swasta.

Aksi massa pedagang beragam, mulai dari memukul-mukul kaleng, bernyanyi dan sesekali memukul pintu pagar kantor walikota Medan. Suara kaleng bekas meramaikan suasana para demonstran.

Salah seorang pedagang Kelapa dipasar Pringgan yang ikut berdemo, M Ridwan Siregar (33) mengatakan kami datang kesini ingin memperjuangkan pasar Pringgan yang selama bertahun-tahun terpuruk, begitu kembali kepada PD Pasar tiba-tiba dengan seenaknya dikembalikan Walikota kepada pihak swasta.

"Kami tidak terima, karena selama 20 tahun Pasar Pringgan terpuruk dibikin pengelola pihak swasta. Tidak ada kemajuan bahkan semakin merosot," kata M Ridwan, Senin (16/4/2018).

"Jadi kami penjual didalam semakin lama, semakin merosot penjualan bahkan masyarakat yang berbelanja semakin habis," tambahnya.

Baca: Ingat Ayah Miskin yang Tak Ikut Makan Bersama Anaknya? Kondisinya Kini Mengejutkan!

unjukrasa ini merupakan yang ke kedua kalinya, setelah sebelumnya dilakukan pada akhir Februari lalu.

Penolakan kepada pihak swasta lantaran mereka merasa keberatan dengan sejumlah pengutipan dana. Sudah 20 tahun lebih mereka dikelola swasta, namun perubahan pasar tak kunjung terjadi.

PT Wira Jaya Loka yang mengelola mereka disebut tidak pernah melakukan perbaikan kepada pasar.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help