Home »

Video

News Video

PT KAI Diduga Tutup Akses Jalan Secara Sepihak, Warga dari Dua Desa di Deliserdang Kecewa

Warga kecewa dengan tindakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre 1 yang memasang portal pembatas jalan di sekitar rel kereta api

PT KAI Diduga Tutup Akses Jalan Secara Sepihak, Warga dari Dua Desa di Deliserdang Kecewa
Tribun Medan
PT KAI Diduga Tutup Akses Jalan yang Menghubungkan Dua Desa di Deliserdang 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com, LUBUKPAKAM - Warga Desa Pagar Jati Kecamatan Lubukpakam dan Warga Desa Sumberejo Kecamatan Pagar Merbau Deliserdang kecewa dengan tindakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre 1 yang memasang portal pembatas jalan di sekitar rel kereta api tanpa pemberitahuan kepada warga.

Informasi yang dihimpun www.tribun-medan.com, portal sudah dipasang sejak dua minggu lalu, akibatnya warga dari kedua desa tak dapat melintas.

"Ya seperti inilah kondisinya. Orang mau melintas pun susah jadinya. Gak ngerti kita apa maksudnya dilakukan seperti ini sama PT KAI. Kasian anak-anak yang mau pergi sekolah. Kalau yang naik sepeda motor masih bisalah dipaksakan melintas tapi kalau yang naik mobil harus keliling jauh lah," ucap satu di antara warga Desa Pagar Jati, B Sihombing (60) kepada Tribun Medan, Senin (16/4/2018).

Lihat video portal yang memutus akses dua desa;

Ayo subscribe channel YouTube Tribun MedanTV

Baca: Anggota DPRD Berang Pihak Pemkab Deliserdang Tidak Hadir RDP

Baca: Walau DPW Sempat Didemo, Ketua PAN Deliserdang Resmi Didepak

Baca: Zainuddin Mars Sampaikan LKPj Bupati Deliserdang Tahun Anggaran 2017

Ia menyebut kalau pada saat dilakukan pemasangan besi Kepala Desa Pagar Jati dan Kepala Desa Sumberejo sudah datang ke lokasi melakukan protes. Namun pada saat itu pihak PT KAI sama sekali tidak mempedulikan.

Camat Lubukpakam, Khairul Harahap mengaku juga sangat kecewa dengan pihak PT KAI.

Ia menuturkan saat PT KAI menutup jalan sama sekali tidak ada pemberitahuan kepada pihak Pemerintah Kecamatan ataupun Desa.

" Udah kita lapor juga ke Pemkab dan sekarang pihak Dinas Perhubungan sedang menanganinya ke PT KAI. Kita kecewa jugalah karena kasian melihat warga. Masa gak ada pemberitahuan sebelumnya mau dipasang seperti itu. Harusnya disosialisasikan ke warga," pungkas Khairul.

(dra/tribun-medan.com)

LIHAT VIDEO LAINNYA;

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help