KPU Data Penggarap Yang Ada di Lahan Eks HGU PTPN, Apa Dasarnya?

Komisioner KPU, Bobby Indra Prayoga yang turun ke lapangan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemerintah Desa.

KPU Data Penggarap Yang Ada di Lahan Eks HGU PTPN, Apa Dasarnya?
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
KPU Deliserdang sedang berdiskusi dengan penggarap yang hendak didata Rabu, (18/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang melakukan pendataan terhadap warga penggarap yang tinggal di lahan Eks HGU PTPN yang ada di Desa Bandar klippa Kecamatan Percut Seituan Rabu, (18/4/2018). Pendataan ini sebagai tindaklanjut atas adanya temuan Komnas HAM yang disampaikan ke KPU satu hari sebelumnya.

Sebelum dilakukan pendataan secara langsung Komisioner KPU, Bobby Indra Prayoga yang turun ke lapangan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pemerintah Desa. Kordinasi dilakukan agar proses pendatan yang dilakukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dapat berjalan dengan sebaik mungkin.

Saat itu dengan diantar pihak Desa mereka pun diantar ke rumah Ketua Penggarap yang juga ada disekitar lahan Eks HGU. Banyak informasi yang saat itu mereka dapatkan dari Ketua Penggarap. Disebut selain warga Deliserdang, penggarap di lahan Eks HGU ini juga berasal dari beberapa daerah seperti Medan, Tanah Karo, Langkat bahkan dari Tapanuli. Semuanya pun disebut hidup dengan bertani.

" Komas Ham kemarin saat datang ke kantor kita berpesan agar warga yang tinggal di lahan garapan juga dapat didata dan bisa memilih nantinya. Jangan sampai hak pilih mereka hilang karena tidak didata. Jadi hari ini kita tindaklanjut apa yang disampaikan oleh Komnas HAM,"ujar Bobby.

Bobby menegaskan tindaklanjut yang dilakukan hanya untuk di Desa ini saja. Meskipun di Deliserdang banyak areal lahan garapan yang ditinggali oleh penggarap namun yang daerah lainnya tidak dapat dilakukan. Hal ini lantaran tidak ada rekomendasi yang mereka terima.

" Yang disuruh itu hanya yang di Desa ini saja. Makanya untuk penggarap di daerah lain gak bisa kita lakukan pendataan. Jadi saya tegaskan juga penggarap yang bisa kita data di desa ini adalah yang warga Deliserdang saja. Kalau warga daerah yang lain aka kita kordinasikan sama KPU Provinsi. Berdasarkan temuan kita di lapangan sudah bertahun-tahun memang penggarap tinggal di lahan Eks HGU tapi mereka banyak yang belum mengurus surat pindah. Mereka pindah karena mau bertani untuk menanam jagung saja,"kata Bobby. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help