Foto Dramatis Longsor Jalan Medan-Berastagi Menyisakan Satu Jalur Akses Jalan

Kerusakan gorong-gorong yang terjadi di KM 63 Medan-Brastagi akan dikerjakan pada Rabu (25/4/2018) mendatang.

Foto Dramatis Longsor Jalan Medan-Berastagi Menyisakan Satu Jalur Akses Jalan
Kesusahan gorong-gorong di km 63 Medan-Brastagi, Sabtu (21/4/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kerusakan gorong-gorong yang terjadi di KM 63 Medan-Berastagi akan dikerjakan pada Rabu (25/4/2018) mendatang.

Hal ini dilaksanakan usai melaksanakan rapat di ruang rapat Bupati Karo pada Jumat (20/4/2018) lalu.

Pada rapat tersebut diikuti oleh mewakili Bupati Karo Drs Nasib Sianturi, Kapolres Tanahkaro, AKBP Benny R Hutajulu, PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) kantor balai jembatan dan jalan Pemprov Sumut, Irganda, ST, SKPD terkait Pemkab karo.

Konsultan pekerjaan, Kontraktor/rekanan pekerjaan, Kasat Lantas Polres Tanahkaro, AKP. Eduard Simamora, Camat Berastagi MIrton Ketaren Sos, Kapolsek Berastagi Kompol Aron Siahaan dan Kanit Lantas Berastagi IPDA P Hutahean.

Kabar sebelumnya, perbaikan gorong-gorong akan dilaksanakan pada hari ini (21/4/2018) namun mengingat jumlah volume kendaraan meningkatkan diakhir pekan maka proses pengerjaan akan dilaksanakan hari Rabu mendatang.

KBO Sat Binmas, Ipda Tri Martono Mengatakan,

"Kami sudah menghimbau kepada masyarakat, agar tidak panik. Kami juga sudah menyiapkan jalur alternatif. Nantinya diupayakan pada Rabu (25/4/2018) sekira pukul 09.00 WIB jalan yang diperbaiki sudah dapat dilalui walau sistem buka tutup atau bergantian," ujarnya kepada Tribun Medan, melalui WhatsApp, Sabtu (21/4/2018).

Adapun hasil pada rapat tersebut ialah, pelaksanaan pemasangan Gorong-gorong atau perbaikan jalan dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 25 April 2018 mulai pukul 00.00 wib.

Pada Selasa 24 April 2018 pukul 23.00 WIB, arus lalulintas telah dialihkan selama 6 jam melalui jalan alternative.

Pembuatan dan pemasangan spanduk spanduk dan petunjuk jalan alternative serta pemberitahuan kepada warga melalui media cetak dan Radio. Selama enam hari, arus lalulintas melalui jembatan belli dgn muatan max 20 ton.

Selama enam hari usai pebaikan jalan, arus lalulintas dilakukan satu jalur. Setelah 12 hari perbaikan jalan, angkutan maupun pengendara yang menggunakan Jalan bebas hambatan.

(cr3/M Fadli Taradifa)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved