Warga Lima Desa Unjuk Rasa ke Kantor DPRD, Minta Haknya Dikeluarkan karena Pembangunan Waduk Ini

Ratusan warga ini tergabung dalam persatuan Arih Ersada Kecamatan Biru-Biru. Mereka datang dengan menaiki belasan mobil bak terbuka.

Warga Lima Desa Unjuk Rasa ke Kantor DPRD, Minta Haknya Dikeluarkan karena Pembangunan  Waduk Ini
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Anggota DPRD Deliserdang, Kuzu Wilson Tarigan (pegang pengeras suara) menemui pendemo yang datang ke kantor DPRD Deliserdang Kamis, (26/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM - Ratusan warga dari lima desa di Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa ke kantor DPRD Deliserdang Kamis, (26/4/2018). Mereka merupakan warga Desa Mardinding Julu, Desa Penen, Desa Sarilaba Jahe, Desa Rumah Gerat dan Desa Desa Kuala Dekah yang mendesak agar Pemerintah Pusat dapat mendapatkan haknya setelah adanya pembangunan waduk Lau Simeme yang saat ini sedang berjalan.

Ratusan warga ini tergabung dalam persatuan Arih Ersada Kecamatan Biru-Biru. Mereka datang dengan menaiki belasan mobil bak terbuka dengan membawa beragam spanduk.

Ketua Arih Ersada, Sembol Ginting mengatakan kalau kedatangan mereka ke sini lantaran permohonan mereka untuk pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) tidak juga dilakukan oleh Dewan. Disebut sudah sejak dari bulan Maret permohonan mereka masuk ke DPRD namun tidak juga ditanggapi untuk dilakukan RDP.

" Pihak BWS (Balai Wilayah Sungai) pernah beberapa bulan lalu lakukan sosialisasi di desa kami. Dibilang untuk pembangunan waduk Lau Simeme ini kami gak bisa dapat ganti rugi, dengan alasan tanah kami itu adalah hutan produksi. Kami mau tau sebenarnya dimana batas-batas yang dibilang hutan produksi itu. Selama ini gak ada yang beri tahu kami mana batas-batasnya. Sudah dari nenek-nenek kami punya tanah itu,"ujar Sembol Ginting.

Setelah melakukan orasi di depan kantor DPRD Deliserdang pendemo inipun ditemui oleh Ketua Komisi A, Abdul Rahman dan anggota Kuzu Serasi Wilson Tarigan. Keduanya pun mempersilahkan agar pembahasan lebih lanjut dilakukan didalam ruang rapat. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help