Home »

Sport

» MotoGP

MotoGP

Harga Motor Balap MotoGP Tembus Rp 40 Miliar, 5 Faktor yang Bikin Mahalnya Selangit

Sebagai ajang balap motor paling bergengsi di dunia, motor MotoGP dibuat dengan dana yang begitu mahal

Harga Motor Balap MotoGP Tembus Rp 40 Miliar, 5 Faktor yang Bikin Mahalnya Selangit
twitter
Persaingan pembalap Yamaha Valentino Rossi dengan pembalap tim satelit Pramac Ducati Danilo Petrucci. Harga satu motor balap MotoGP tembus Rp 40 miliar 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebagai ajang balap motor paling bergengsi di dunia, motor MotoGP dibuat dengan dana yang begitu mahal

 

Bahkan beberapa pabrikan terkenal saja tidak berani ikut berpartisipasi di MotoGP karena dana yang begitu mahal untuk membangun sebuah motor MotoGP.

Misalnya saja Kawasaki yang selama beberapa tahun terakhir menguasai World Superbike tapi tidak berani kembali ikut MotoGP.

Apa sih yang membuat motor MotoGP begitu mahal

Motor Superbike pun dijual tak terlalu mahal seperti motor MotoGP. Jika di Superbike motor dijual dikisaran US$ 50.000- US$ 90.000 atau setara dengan Rp 600 jutaan hingga yang paling mahal Rp 1,2 miliaran.

Berbeda dengan MotoGP, satu motornya saja diperkirakan dijual US$ 2 juta-US$ 5 juta atau sekitar Rp 26 - Rp 40 miliar. 

Honda misalnya, satu motor RCV213 dihargai 835.000 Euro setara Rp 14,5 miliar. Replika RCV213 yakni RC213V-S dijual seharga Rp 7-9 miliar. Sementara Yamaha YZR M1 1.000 cc dengan harga sekitar 800.000 Euro atau Rp 14 miliar.

Dengan uang tersebut motor rupanya tak bisa langsung dipakai. Masih ada beberapa biaya pengembangan yang harus dilakukan sehingga biaya bisa melonjak hingga Rp 40 miliar.

Dilansir dari USA Today, berikut GridOto berikan lima alasan mahalnya membuat motor MotoGP.

1. Motor prototipe

Motor MotoGP menggunakan mesin prototipe yang dibuat menggunakan teknologi paling mutakhir di dunia industri motor.

Inilah satu hal yang membuat MotoGP berbeda dengan ajang balap motor lain.

Ajang balap lain umumnya menggunakan motor yang diproduksi massal, hanya saja sudah dimodifikasi untuk kepentingan balap.

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Gridoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help