Awalnya Ayub Enggan Mengaku sebagai Otak Pelaku Penganiaya Bripka Erick! Akhir Ceritanya Begini. .

"Ayub mengaku dirinya memukul dan mengeroyok Bripka Erick Tambunan karena korban memukul Ramki saat berada di NewZone," kata Andre.

Awalnya Ayub Enggan Mengaku sebagai Otak Pelaku Penganiaya Bripka Erick! Akhir Ceritanya Begini. .
Tribun Medan / Sofyan Akbar
Wadir Reskrimum Polda Sumut AKBP Andre Setiawan memaparkan penangkapan dua dari enam tersangka pengeroyokan Bripka Erick Tambunan di Ruang Rapat DitReskrimum Polda Sumut, Senin (30/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wadir Krimum Polda Sumut AKBP Andre Setiawan mengatakan otak pelaku pengeroyokan Bripka Erick Tambunan adalah Muhammad Ayub (33) warga Jalan Zainul Arifin, Kampung Sejahtera, Medan.

"Ayub mengaku dirinya memukul dan mengeroyok Bripka Erick Tambunan karena korban memukul Ramki saat berada di NewZone," kata Andre mengulang omongan Ayub, Senin (30/4/2018).

Pelaku atas nama Ayub, kata Andre mengaku kalau Erick menyenggol dan memukul Ramki sekali.

"Namun saat itu, mereka langsung pulang. Dua minggu kemudian mereka mengetahui keberadaan Erick dan sedang berada di kampung sejahtera bertemu dengan kawan perempuannya yang diketahui bernama Dina," kata Andre.

Mengenai siapa otak pelaku penganiayaan, Ayub awalnya tidak mau mengaku. Ia terus berdalih kalau pengeroyokan dilakukan enam orang dan langsung turun dan memukul secara bersamaan.

"Namun akhirnya Ayub mengaku kalau dirinya yang menyuruh kawan-kawannya untuk menjumpai Erick Tambunan di Bawah (kampung kubur),"katanya.

Kepada wartawan, Ayub mengaku, awalnya mereka tidak mengetahui Erick merupakan polisi.

Ayub menceritakan saat kejadian mereka sedang berkumpul di satu tempat dan saat itu ada yang mengetahui kalau Erick di sini (Kampung Sejahtera).

"Mengetahui itu, saya langsung menyuruh Reno, Ajay, Agung, Karen, dan Ramki untuk ke bawah. Sesampainya di bawah langsung kami pukul," terang Ayub saat paparan di Lantai II DitKrimum Polda Sumut. (akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help