Dairi Unggul

Eddy Berutu Tetap Disambut Antusias, Dengar Keluhan Masyarakat Warga Desa Parongi

Calon Bupati Dairi Nomor Urut 2, Eddy Keleng Ate Berutu kembali mendatangi Desa Parongil, Kecamatan Silima

Eddy Berutu Tetap Disambut Antusias, Dengar Keluhan Masyarakat Warga Desa Parongi
Calon Bupati Dairi Nomor Urut 2, Eddy KA Berutu berfoto bersama masyarakat Desa Parongil, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Dairi seusai kampanye pada Senin (30/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Calon Bupati Dairi Nomor Urut 2, Eddy Keleng Ate Berutu kembali mendatangi Desa Parongil, Kecamatan Silima Pungga-pungga pada Senin (30/4/2018) untuk berdialog mendengar aspirasi masyarakat setempat.

Begitu tiba di lokasi kampanye, masyarakat yang telah menantikan kehadiran Eddy KA Berutu langsung meneriakkan kata perubahan sembari mengacungkan tanda dua jari.

Tak jauh berbeda seperti desa lainnya, sejumlah masyarakat di Desa Parongil tak henti-hentinya menyampaikan keluhannya atas kondisi infrastruktur jalan di desanya yang belum mendapat perhatian. Begitu juga dengan pertanian, petani masib kedlsulitan

"Kami mau bilang sampai kapan jalan ke desa kami terus berlubang. Jadi kalau bapak terpilih mohon lah diperhatikan jalan kami ini," ujar seorang warga bermarga Manullang.

Sebagai seorang yang hidup dari pertanian, ia pun mengakui sulitnya memperoleh pupuk dan bibit berkualitas.

"Soal pupuk dan bibit, tolong diperhatikan juga pak," ujarnya.

Menanggapi sejumlah keluhan masyatakat Desa Parongil, Eddy Berutu berjanji akan melakukan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

"Nantinya pembangunan akan dirasakan langsung oleh semua masyarakat Kabupaten Dairi, tidak terpusat di lokasi tertentu saja," sebut Eddy Berutu.

Eddy Berutu pun sempat menyoroti permasalahan di bidang kesehatan. Salah satunya yaitu kasus kematian Ramayana br Siduruk (38) warga Lumban Toruan,Lae Paria, Kabupaten Dairi yang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Sidikalang beberapa waktu lalu karena dinilai kurang mendapat pelayanan maksimal.

"Terkait bidang kesehatan, kasus kematian karena minim pelayanan tidak boleh terjadi lagi ketika saya terpilih nantinya. Karena ini menyangkut nyawa manusia," tegasnya

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help