Krisis Air Bersih, Anggota Dewan Ingatkan PDAM Tirtauli Tanggap dengan Keresahan Warga

Anggota DPRD Siantar, Rini Silalahi mengharapkan pihak PDAM lebih tanggap dalam hal krisis air.

Krisis Air Bersih, Anggota Dewan Ingatkan PDAM Tirtauli Tanggap dengan Keresahan Warga
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Mobil tangki air terparkir di Kantor PDAM Tirtauli, Rabu (2/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Warga Kecamatan Siantar Martoba mengesalkan tak adanya pelayanan mobil tangki air yang masuk. Padahal, akses air bersih sudah terputus sejak tiga hari. Krisis air bersih ini pun terjadi di dua kecamatan yakni Siantar Martoba dan Siantar Utara.

Warga pun terpaksa membawa ember ke rumah warga yang memiliki sumur bor.

"Sudah tiga hari air tidak berjalan. Kami lebih banyak mengambil air ke mata air di dekat sungai. Semestinya kan ada mobil tangki dari PDAM masuk ke mari," ujar Hamzah warga Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Rabu (2/5/2018).

Anggota DPRD Siantar, Rini Silalahi mengharapkan pihak PDAM lebih tanggap dalam hal krisis air. Apalagi, jika mematikan air memang sudah direncanakan.

"Kan ini karena pergantian pipa. Semestinya, PDAM langsung mengkerahkan mobil tangki untuk mengantisipasi krisis. Jadi, masyarakat dapat langsung tertanggulangi,"ujarnya via seluler.

Menanggapi hal ini, Humas PDAM Tirtauli Siantar, Ihwan Lubis mengaku kesalahan pihaknya tidak menjalankan mobil tangki ke daerah tersebut. Mobil tangki pengisi air hanya berjalan hari ini.

"Itulah, kami pun mengakui ini salah kami. Tapi hari ini sudah berjalan kok. Ada berjalan mobil tangki kita," kata Ihwan Lubis.

Ihwan memastikan terputusnya saluran air di dua titik itu lantaran pergantian pipa sudah terselesaikan. Ia berjanji besok masyarakat dapat kembali menikmati air bersih. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help