Krisis Air Bersih, Warga Dua Kecamatan Ini Minta Air ke Rumah Warga Yang Punya Sumur Bor

Selain tak mendapatkan fasilitas air, warga juga mengeluhkan ketidakhadirannya mobil tangki dari PDAM Tirtauli.

Krisis Air Bersih, Warga Dua Kecamatan Ini Minta Air ke Rumah Warga Yang Punya Sumur Bor
Tribun Medan / doc
Ilustrasi air mati 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Selama empat hari warga di dua kecamatan di Pematangsiantar mengalami kesulitan air bersih. Dua kecamatan tersebut yakni Kecamatan Siantar Utara dan Siantar Martoba. Warga yang terputus layanan air bersih terpaksa mengantre di rumah warga yang memiliki fasilitas sumur bor. Bahkan, banyak warga yang meminta air kepada tetangga.

"Ini sudah berjalan empat hari. Empat hari sebelumnya juga sudah tidak jalan air. Akibat air yang tak berjalan banyak yang terhambat seperti anak-anak pergi ke sekolah,"ujar Hamzah warga Kecamatan Martoba, Rabu (2/5/2018).

Selain tak mendapatkan fasilitas air, warga juga mengeluhkan ketidakhadirannya mobil tangki dari PDAM Tirtauli. Selama lima hari ini, mobil tangki tak kunjung datang memberikan air bersih ke warga.

"Makanya banyak juga warga yang pergi ke sungai untuk mandi dan nyuci kain,"tambahnya.

Pantuan Tribun Medan / tribun-medan.com, puluhan ember tampak berjejer di rumah warga di Gang Alam Jaya, Siantar Martoba. Para ibu duduk-duduk sambil menunggu ember miliknya terisi air bersih.

Humas PDAM Tirtauli Siantar, Ihwan Lubis menampik krisis air terjadi selama empat hari. Ia mengatakan krisis air yang terjadi akibat pergantian pipa tersebut hanya terjadi satu malam.

"Putusnya air itu kan tadi jam 4 pagi. Hari ini mudah-mudahan udah normal. Kita kan lakukan pergantian pipa. Ada dua kecamatan memang, tapi gak seluruhnya,"katanya. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved