Tolak Revitalisasi, Pedagang Pasar Horas Terobos Masuk Kantor Walikota

Puluhan pedagang menggruduk Kantor Wali Kota Pematangsiantar. Pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Balerong

Tolak Revitalisasi, Pedagang Pasar Horas Terobos Masuk Kantor Walikota
Pedagang memasuki Kantor Balai Kota Pematangsiantar. Mereka masuk hingga ke lantai atas kantor, Kamis (3/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Puluhan pedagang menggruduk Kantor Wali Kota Pematangsiantar. Pedagang yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima, dan Tempel Pasar Horas Jaya Pematangsiantar menerobos masuk yang dijaga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis (3/5/2018).

Pedagang bahkan naik hingga ke lantai atas Kantor Balai Kota. Pedagang tidak terima karena Wali Kota Pematangsiantar, Hefriansyah Nor tidak pernah berkenan menemui pedagang. Pedagang ini telah melakukan empat kali aksi tuun ke jalan.

Para pedagang yang didominasi kaum ibu-ibu ini menolak program revitalisasi pasar yang dilakukan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Horas Jaya.

"Kami menunggu Pak Wali datang menemui kami. Sebanyak empat kali kami aksi tak pernah Pak Wali menemui kami,"ujar pedagang.

Saat pedagang memasuki Kantor Balai Kota, pedagang memanggil-manggil Hefriansyah. Pihak Satpol PP pun tak dapat menarik mundur pedagang tersebut.

Ketua Aliansi Pedagang Balerong, Kaki Lima, dan Tempel, David Marpaung memastikan tetap melakukan aksi hingga Walikota datang menemui mereka.

"Kami akan menggelar dagangan kami di sini. Bahkan, kami akan nginap di sini,"ujarnya.

Pantuan Tribun Medan / tribun-medan.com, pedagang makan siang di halaman kantor. Selama aksi, peedebatan antara pedagang dengan Satpol PP terus meninggi. Satpol PP terus mencoba membubarkan aksi pedagang.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help