Pedagang Pasar Horas Desak Polisi Bebaskan Rekanya Yang Diamankan saat Unjuk Rasa

Para pedagang yang didominasi kaum ibu tampak duduk sembari menunggu polisi membebaskan Evan.

Pedagang Pasar Horas Desak Polisi Bebaskan Rekanya Yang Diamankan saat Unjuk Rasa
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Para pedagang Pasar Horas Jaya menanti rekannya dibebaskan dari Polres Pematangsiantar, Selasa (8/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Para pedagang Pasar Horas Jaya menuntut Polres Pematangsiantar membebaskan temannya, Evan yang diamankan saat melakukan unjuk rasa penolakan revitalisasi di Jalan Sutomo, Selasa (7/5/2018).

Para pedagang beserta mahasiswa duduk di depan Kantor Polres Pematangsiantar. Para pedagang yang didominasi kaum ibu tampak duduk sembari menunggu polisi membebaskan Evan.

Wakapolres Pematangsiantar, Kompol Joni Sitompul yang menemui pedagang memastikan Evan akan bebas dalam waktu tiga jam. Saat ini pihak kepolisian, katanya sedang mendata identitas Evan.

"Pasti kami bebaskan. Paling lama 3 jam sudah kami bebaskan,"kata Kompol Joni kepada pedagang di Mapolres Siantar.

Pedagang yang mendengarkan hal tersebut menuntut janji Kompol Joni. Mereka duduk di depan Mapolres hingga Evan dibebaskan.

Seperti diketahui, Evan diamankan polisi saat bentrok antara pedagang dengan polisi di Jalan Sutomo. Pedagang yang melakukan aksi penolakan revitalisasi bersitegang dengan polisi yang mengenakan senjata pentungan.

Sementara Kapolres Siantar, AKBP Dody Hermawan mengatakan Evan yang ditangkap dapat terancam pidana. Katanya, aksi tersebut melanggar peraturan lalulintas.

"Iya bisa dipidana itu. Kami bubarkan karena melanggar undang-undang lalulintas,"kata AKBP Dody.

Pedagang Pasar Horas Jaya telah melakukan lima kali aksi penolakan revitalisasi. Mereka berkali-kali turun ke jalan untuk dapat bertemu dengan Plt. Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya, Benny Sihotang.

Mereka menilai Benny yang baru menjabat tiga bulan sebagai Dirut PD Pasar di Siantar telah membuat resah pedagang. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help