Kadiv Advokasi Demokrat Tohok Waketum Hanura, Manusia Berwatak Frustrasi, Kenapa Ya?

Ferdinand Hutahaean buka suara terkait omongan Wakil Ketua Umum DPP Partai Partai Hanura, I Gede Pasek Suardika.

Kadiv Advokasi Demokrat Tohok Waketum Hanura, Manusia Berwatak Frustrasi, Kenapa Ya?
TRIBUNNEWS.COM/ DANY PERMANA
Jokowi dan SBY sedang jadi jamaah salat Ied.(TRIBUNNEWS.COM/ DANY PERMANA) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean buka suara terkait omongan Wakil Ketua Umum DPP Partai Partai Hanura, I Gede Pasek Suardika.

Pantauan TribunWow.com, hal tersebut tampak dari unggahan akun Twitter Ferdinand Hutahaean yang diunggah pada Kamis (10/5/2018).

Awalnya, Pasek Suardika menganggap jika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) cocok mendampingi petahana Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019 mendatang. 

Baca: Lima Bulan Menikah, Tistha Nurma Bongkar Kelakuan Afif Kalla kepadanya

Baca: Jarang Terekspose, Inilah Parade Foto Menawannya Putri Sulung Tora Sudiro yang kian Dewasa

Baca: Melihat Sosok Napi Teroris yang Gorok Leher dan Injak Kepala Polisi, Khrisna Murti Unggah Fotonya

Baca: Bayi Lahir saat Ayahanda Gugur dalam Insiden di Mako Brimob, Ini Harapan Kadiv Humas Polri

Baca: Denny Siregar Tohok Fadli Zon, Harus Berapa Lagi Polisi yang Mati supaya . . .

Baca: Mengagetkan, Sudah Koma Kurun 4 Bulan, Mendadak Bangun setelah Dengarkan Lagu Ini

Baca: Wiranto Akhirnya Beberkan Bagaimana Kondisi Terkini Ahok di Penjara usai Insiden di Mako Brimob

Ferdinand Hutahaean juga menuding apabila Pasek Suardika hanya ingin mendompleng ketenaran dengan menyebut nama SBY.

Diketahui, Pasek Suardika sebelumnya merupakan politisi Partai Demokrat, sebelum di Hanura.

@LawanPoLitikJKW: Pasek @G_paseksuardika itu sdg belajar jd pelawak karena akan nganggur dr politik pasca 2019.

Partainya ga lolos PT dan ketumnya nyalon DPD.

Dia mau nompamg tenar lg nyebut2 nama @SBYudhoyono , krn mgkn dia ingin balik ke @PDemokrat tp malu2.

Halaman
123
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help