Dairi Unggul

Debat Publik Pilkada Dairi, Eddy Berutu Lugas Menjawab Pertanyaan Panelis soal Pertanian

Eddy Berutu menjelaskan pertanian merupakan sektor yang sangat penting bagi Kabupaten Dairi.

Debat Publik Pilkada Dairi, Eddy Berutu Lugas Menjawab Pertanyaan Panelis soal Pertanian
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Ketiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dairi Debat Publik di Ballroom Hotel Karibia Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Calon Bupati Dairi Nomor Urut 2, Eddy Keleng Ate Berutu menjawab dengan lugas seluruh pertanyaan para panelis yang terdiri dari Rektor Universitas Nomensen, Sabam Malau, serta dua Akademi dari FISIP Universitas Sumatera Utara (USU) Badaruddin dan Nurbaiti Pada di Ballroom Hotel Karibia Medan, Minggu (13/5/2018).

Menjawab pertanyaan Sabam Malau mengenai sektor pertanian, Eddy Berutu menjelaskan pertanian merupakan sektor yang sangat penting bagi Kabupaten Dairi. Untuk itu ia berencana untuk melakukan pemetaan komoditas yang unggul di Kabupaten Dairi.

"Kita akan lakukan pendukungan bagi komoditi unggul kita. Kita akan dukung subsidi pupuk, bibit dan berikan kredit yang tidak merugikan petani. Bahkan kita akan buat Kartu Pertanian. Kita lakukan pendampingan dibidang teknologi pertanian, sebagai wujud perkembangan pertanian zaman now. Kita akan menjamin kepastian harga yang layak dengan mendirikan pabrik pakan ternak, pabrik kopi dan lainnya sehingga layak ekspor," jelasnya.

Begitu juga ketika menjawab pertanyaan panelis lainnya, yaitu Nurbaiti Padang yang membahas soal pelayanan kesehatan dan pemberantasan narkoba di Kabupaten Dairi.

"Kualitas pelayanan kesehatan di Dairi memprihatinkan. Kami akan pastikan kelas Rumah Sakit Umum Sidikalang akan naik. Dengan akreditasi naik maka fasilitas juga harus lebih baik. Tidak akan ada kejadian pasien ibu hamil yang meninggal akibat keterbatasan ambulans dan tenaga medis," ungkapnya.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help