Pilgub Sumut

Nyekar ke Makam Bung Karno, Begini Sosok Sang Proklamator di Mata Djarot

Menurut Djarot sosok pria yang akrab disapa Bung Karno itu merupakan tokoh yang tiada duanya.

Nyekar ke Makam Bung Karno, Begini Sosok Sang Proklamator  di Mata Djarot
TRIBUN MEDAN/FATAH BAGINDA GORBY
Djarot Saiful Hidayat saat nyekar di makam Bung Karno, Blitar,Sabtu (12/5/2018) 

Laporan Wartawan Tribun-Medan, Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, BLITAR - Usai berziarah ke makam sang proklamator bangsa, Ir. Sukarno di Kota Blitar, Cagub Sumut Djarot Saiful Hidayat memberikan kesaksiannya.

Menurut Djarot sosok pria yang akrab disapa Bung Karno itu merupakan tokoh yang tiada duanya. Baginya, seorang Bung Karno merupakan peletak dasar negara Indonesia yakni Pancasila.

"Kita tidak bisa seperti ini tanpa jasa Bung Karno, yang membacakan proklamasi itu adalah beliau, yang merelakan jiwa raga
nya demi bangsanya, Sabtu (13/5/2018).

Bagi pria kelahiran Magelang 6 Juli 1962 itu, Bung Karno memiliki ketenaran yang luar biasa hingga internasional.

"Bagaimana beliau menggagas Konferensi Asia Afrika, mencoba mempersatukan dan memberikan semangat kepada negara Asia Afrika untuk mencapai kemerdekaan," ujarnya.

Bagi Djarot, Putera Sang Fajar itu juga berperan besar dalam mempersatukan rakyat Indonesia yang terdiri dari berbagai agama, suku dan golongan di dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kehebatan Bung Karno, kata Djarot, mampu menjadi orator ulung yang dapat menyampaikan pesan-pesannya ke dalam sanubari rakyat.

Ayah tiga puteri itu mengaku bangga pernah menjabat sebagai Wali Kota Blitar. Baginya, sudah menjadi keharusan bagi seorang anak Bung Karno untuk membangkikan api nasionalisme kembali.

"Saya sangat bangga sekali dapat melayani masyarakat Blitar dan masyarakat nusantara yang berkunjung ke sini untuk nyekar, jutaan orang tiap tahunnya bisa datang ke sini," ujarnya.

Bagi pria yang pernah menjadi aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) itu, tidak cukup hanya mendoakan Bung Karno saja, melainkan mewarisi api semangat putera sang fajar, dan meneladani segala ajarannya.

"Ajaran Bung Karno itu masih relevan hingga kapanpun, tekadnya dan kebanggaannya terhadap bangsanya membuat Indonesia sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Menghadapi persaingan global sekarang,kepercayaan diri itu sangat penting," pungkasnya.

Pantauan tribun-medan.com, Djarot tak sendiri, ia bersama sang istri tercinta Happy Farida, Calon Wakil Gubernur Sihar Sitorus, Sekretaris DPD PDIP Sumut, Soetarto dan Ketua Tim Kampanye Djoss Jumiran Abdi. (cr7/tribun-medan.com)

Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help