Home »

Sumut

Pilgub Sumut

Usai Debat Kandidat, Relawan Tapanuli Selatan Berpindah Haluan

Debat Pilgub ke-dua yang berlangsung pada Sabtu (12/5/2018) malam di Hotel Adi Mulya meninggalkan kesan bagi relawan Tapanuli Selatan

Usai Debat Kandidat, Relawan Tapanuli Selatan Berpindah Haluan
Tribun Medan /Royandi Hutasoit
Pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajeck Shah dan pasangan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus adu argumen dan ide untuk memajukan Sumatera Utara 

Laporan wartawan Tribun Medan / M Fadli

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Debat Pilgub ke-dua yang berlangsung pada Sabtu (12/5/2018) malam di Hotel Adi Mulya meninggalkan kesan bagi relawan Tapanuli Selatan.

Pasalnya, relawan merasa tidak puas dengan pemaparan visi dan misi Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) saat debat kandidat putaran pertama pekan lalu membuat relawan pasangan calon nomor urut 1 itu melepas atribut dan malah beralih mendukung Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus alias Djoss.

Hal itu diungkapkan oleh eks Ketua Relawan Tapanuli Selatan (Tapsel), Erwan Pulungan. Ia mengungkapkan kecewa terhadap Edy yang dinilai tidak menguasai permasalahan yang ada di Sumatera Utara. Sementara Djarot diyakini malah paham dan bisa memberikan konsep solusi.

"Kita mendukung Djarot-Sihar dengan hati nurani tanpa ada intimidasi dan paksaan. Kita lihat debat pertama, paslon nomor 1 tidak siap untuk memimpin Sumut. Kita lihat pak Djarot dan pak Sihar lebih mapan dan pengalaman serta lebih tahu permasalahan di Sumut dengan solusi misi dan visinya," ungkap Erwan kepada wartawan di Posko Pemenangan Djoss se-Sumut di Jalan Cipto, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (12/5/2018) malam.

Erwan mengatakan setelah bergabung menjadi relawan paslon nomor urut 2 itu, mereka akan mengganti nama Tapsel Bersatu menjadi Tapsel Perubahan. Kelompok relawan itu mengklaim punya massa hingga 3000 orang.

"Pak Djarot yang layak memimpin Sumut ini. Insya Allah kita menyosialisasikan pasangan calon nomor urut 2 itu sampai ke akar rumput dan bekerja keras memenangkan pasangan ini," tutur Erwan.

Hal senada juga disampaikan Ketua Padang Lawas (Palas) Bersatu, Marlin Sikumbung yang mengaku punya pemikiran yang sama.

"Saya timbang-timbang, dengan hati nurani. Saya menilai pak Djarot pantas memimpin Sumut ini. Kemudian, pak Djarot elektabilitas terus naik," ucap Marlin.

Marlin kemudian mengubah nama komunitasnya yang awalnya Relawan Palas Bersatu menjadi Palas Perubahan Sumut Djoss. Mereka juga sudah menyampaikan menarik dukungan dari Edy-Musa dengan mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pada siang tadi.

"Dengan relawan saat ini, kami siap memenangkan pak Djarot dan pak Sihar di Pilgub Sumut bersama rakyat Sumut," kata Marlin.

Di posko pemenangan Djoss se-Sumut, relawan dari dua kabupaten di Sumut itu secara simbolis mengenakan kaus bergambar Djarot-Sihar dan pada saat yang sama dilakukan penyerahan alat peranga kampanye.

Diketahui dalam kurun waktu dua pekan belakangan, sudah ada tiga kelompok Relawan Edy-Musa beralih dukungan ke paslon mantan Gubernur DKI itu. Pertama Masyarakat Bersatu Kabupaten Mandailing Natal, Relawan Eramas Kota Binjai dan Kabupaten Langkat. Terakhir, bergabung Relawan Palas Bersatu dan Relawan Tapsel Bersatu.

 (cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help