Cara Puji Kuswati Rayu 4 Anaknya Jadi Pelaku Bom Bersama

Insiden mencekam di tiga gereja Surabaya, Minggu (13/4/2018), menjadi peristiwa begitu memilukan bagi semua orang.

Cara Puji Kuswati Rayu 4 Anaknya Jadi Pelaku Bom Bersama
HO/Polda Jawa Timur
Polisi mengungkap pelaku bom bunuh diri di Surabaya, Minggu (13/5/2018) adalah satu keluarga, yakni Dita Supriyanto (47), sebagai ayah, dan Puji Kuswati (43), istrinya, serta empat anak-anak mereka. 

Sang istri banyak menuliskan soal kalimat-kalimat penuh makna yang tampak sarat dengan kehidupan.

BREAKING NEWS: Polrestabes Surabaya Diserang Bom Bunuh Diri, Pelaku adalah Satu Keluarga

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan memegang foto keluarga Dita Supriyanto, pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan memegang foto keluarga Dita Supriyanto, pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018). (TRIBUNJATIM.COM/NURIKA ANISA)

Hal itu terlihat dari beberapa postingan istrinya soal kehidupan setelah mati.

Benar saja, ketika istri sudah terpengaruh Dita dengan mudah mempengaruhi anaknya.

Pada akhirnya, para anak-anak Dita dan Puji tentu saja menuruti semua yang dijadikan pedoman oleh kedua orang tuanya.

Jejak lainnya juga terungkap.

Isu Teror Bom Sebabkan Pasar Atum Surabaya Tutup, Pengamanan Diperketat

Puji terakhir mengunggah di akun Facebook-nya pada 2014 lalu.

Menilik rekam jejak di beranda Facebook-nya, Puji juga pernah menulis beberapa status soal kehidupan.

Terlebih, ia sering menuliskan status soal nasihat berbau islami, dan membahas soal kehidupan setelah kematian.

Berikut beberapa diantaranya :

"Kesulitan di dunia tidak ada apa apanya dibandingkan kesulitan di negeri akherat. Yang memudahkan kita adalah kedekatan kita dengan ALLAH."

Halaman
1234
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help