Hercules Divonis 13 Tahun Penjara, Kasus Pembunuhan Satpam Bus ALS

Mejelis hakim menilai terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 338 KUHPidana.

Hercules Divonis 13 Tahun Penjara, Kasus Pembunuhan Satpam Bus ALS
TRIBUN MEDAN/CHANDRA
Hercules saat menjalani sidang di PN Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Hercules, terdakwa kasus pembunuhan Andri Adnan, satpam Bus Antar Lintas Sumatera (ALS), divonis 13 tahun penjara.

Lelaki yang memiliki nama asli Manatap Sihombing ini kembali dihadirkan untuk menjalani sidang dengan agenda vonis di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (14/5/2018).

"Menyatakan terdakwa Manatap Sihombing alias Hercules terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan. Dengan ini menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 13 tahun," ucap hakim ketua Janverson Sinaga saat membacakan amar putusannya di ruang Cakra I Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (14/5/2018).

Majelis hakim yang dipimpin oleh Janverson Sinaga menilai terdakwa Manatap Sihombing alias Hercules telah terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 338 KUHPidana terkait aksi pembunuhan terhadap satpam bus Antar Lintas Sumatera (ALS), Andri Adnan.

Vonis 13 tahun tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya JPU Marthias Iskandar menuntut terdakwa Manatap Sihombing alias Hercules dengan pidana penjara selama 15 tahun.

Terkait dengan vonis hakim dalam perkara nomor 505/Pid.B/2018/PN Mdn tersebut, JPU dan terdakwa menyatakan menerima putusan majelis hakim.

Keluarga Korban Ikhlas

Sementara itu, seusai sidang berlangsung, sempat terjadi keributan antara keluarga korban almarhum Andri Adnan dengan keluarga terdakwa Hercules. Beberapa satpam PN Medan yang melihat kejadian tersebut, bergerak cepat untuk meredakan Keributan.

Di halaman parkir PN Medan, Tribun Medan sempat mewawancarai istri korban yakni Siti darlina Nasution.

Halaman
12
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help