Politisi PPP Tantang Kasat Pol PP Deliserdang Tutup Usaha Perusak Lingkungan

Sampai sekarang ya belum ada ditutup sama Satpol PP padahal sudah sangat meresahkan masyarakat aktivitasnya

Politisi PPP Tantang Kasat Pol PP Deliserdang Tutup Usaha  Perusak Lingkungan
Tribun Medan /HO
Anggota DPRD Deliserdang Misnan Al Jawi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Anggota DPRD Deliserdang, Misnan Al Jawi menantang Kasat Pol PP Deliserdang, Suryadi Aritonang untuk menutup usaha produksi peleburan timah dan alumunium milik CV Anugerah yang berada di dusun VII Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Seituan. Lokasi usaha ini diketahui merupakan wilayah tempat tinggal Misnan Al Jawi sendiri. Ia mengucapkan kalimat tantangan karena hingga saat ini CV Anugerah belum juga ditutup oleh Satpol PP.

"Kitakan mau tau berani gak menutup usaha yang memang gak ada izinnya Kasatpol PP. Hari Jum,at lalu saya dan Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup turun ke lokasi untuk melihat bagaimana aktivitas perusahaan. Ya Satpol PP juga ikut saat itu cuma hanya anggotanya (bawahan Suryadi) yang turun. Sampai sekarang ya belum ada ditutup sama Satpol PP padahal sudah sangat meresahkan masyarakat aktivitasnya,"ujar Misnan Al Jawi Senin, (14/5).

Sesuai pengaduan masyarakat yang masuk ke Komisi C, lanjut Misnan usaha peleburan timah dan alumunium itu selalu mengeluarkan asap hitam dan berbau yang sangat menyengat sehingga mengganggu kesehatan masyarakat setempat. Disebutkan, kunjungan kerja ke wilayah kerja milik CV Anugerah itu sudah kedua kalinya dilakukannya. Meski surat rekomendasi dari DPRD Deliserdang terkait penutupan usaha milik CV Anugerah itu sudah dikeluarkan pada 4 April 2018 lalu dengan nomor surat 171/344 tentang rekomendasi tutup namun pada kenyataannya hingga kini belum ada langkah untuk merealisasikannya.

"Gak betul kalau sudah ditutup CV Anugerah itu. Kitakan tahu masih ada aktivitas di situ. Penutupan ini kita pintakan atas adanya keberatan masyarakat dusun VII Desa Bandar Setia, yang mana asap dari peleburan alumunium milik CV Anugerah serta bau menyengat sangat menggangu kesehatan warga sekitar. Sebelum turun ke lokasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) pernah kita lakukan di kantor tapi dua kali digelar pimpinan perusahaan mangkir," kata Misnan yang merupakan politisi PPP.

Ia menyebut setelah dilakukan RDP dan kunjungan kerja ke lokasi, ternyata CV Anugerah tidak memiliki izin industri dan UKL-UPL dari dinas terkait. Dijelaskan pada awalnya perusahaan itu memiliki izin usaha barang bekas/botot, tapi entah mengapa sekarang memiliki usaha peleburan alumunium. Atas nama warga Desa Bandar Setia Misnan meminta kepada Satpol PP Deli Serdang untuk segera menutup usaha milik CV Anugerah tersebut sebelum bulan puasa ini. Ia khawatir bila tidak dilaksanakan masyarakat bisa terpancing dan bertindak anarkis.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help