E KTP Lambat Selesai Kadisdukcatpil Bilang Pemohon Sering Tinggalkan Antrian dan Sering Berbohong

Kepala Disdukcapil Kota Pematangsiantar Sertaulina Girsang beralasan masyarakat sering meninggalkan nomor antrean

E KTP Lambat Selesai Kadisdukcatpil Bilang Pemohon Sering Tinggalkan Antrian dan Sering Berbohong
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Kadisdukcapil Kota Pematangsiantar, Sertaulina Girsang saat ditemui di Kantornya, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Masyarakat sering merasa kecewa saat melakukan perekaman data kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pematangsiantar. Bahkan, ada masyarakat yang telah setahun merekam, tetapi e-KTP belum juga keluar.

Kekecawaan masyarakat tersebut semakin terasa karena harus bolak-balik dengan jarak yang cukup jauh.

Menanggapi hal ini, Kepala Disdukcapil Kota Pematangsiantar Sertaulina Girsang beralasan masyarakat sering meninggalkan nomor antrean. Selain itu, katanya, banyak masyarakat yang tak jujur dalam menyampaikan identitas kependudukannya.

"Kita sudah berlakukan sistem nomor antrean seperti di Bank. Tetapi, sering mereka tinggalkan. Lalu, saat menyampaikan berkas ada yang tak lengkap. Karena itu perlu kejujuran masyarakat dalam menunjukkan datanya. Kalau dua kali foto maka tak bisa lagi,"katanya sembari mengatakan ada 270 berkas yang masuk setiap hari, Rabu (16/5/2018).

Sertaulina juga beralasan persoalan jaringan dan gangguan virus dapat memperlambat proses. Selain itu, ia mengungkapkan minimnya fasilitas juga membuat proses perekaman lambat.

"Pukul 12 sampai 12.30 siang kita istirahat. Mesin pencetak kita cuma satu, server tiga, lat foto satu. Dan seluruh perekaman dilakukam di sini, tak ada lagi di kecamatan,"katanya.

Sertaulina menyampaikan banyak data masyarakat yang ganda. Untuk menghapus data yang ganda, kata Sertaulina membutuhkan waktu yang lama.

"Termasuk untuk mengeluarkan surat keterangan. Setiap masyarakat yang bilang begini-begitu pasti ada kekurangan datanya,"katanya.

Sertaulina mengklaim seluruh warga Kota Pematangsiantar yang wajib e-KTP telah melakukan perekaman. Ia mengatakan dari 295.444 jumlah penduduk, 218.500 sedang dalam perekaman.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help