Lawan Teroris

Ini Cerita Istri Rizal Lubis tentang Aktivitas Suaminya Sehari-hari! Berharap Dibebaskan Densus 88

"Biasanya dia merakit sepeda satu kotak isinya empat unit. Seminggu bisa ambil tujuh kotak. upah satu kotak Rp 23 ribu untuk rakit sepeda," katanya.

Ini Cerita Istri Rizal Lubis tentang Aktivitas Suaminya Sehari-hari! Berharap Dibebaskan Densus 88
TRIBUN MEDAN/M ANDIMAZ KAHFI
CMY (kiri), istri terduga teroris M Rizal Lubis saat ditemui di kediamannya, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Densus 88 berhasil mengamankan dua terduga teroris atas nama Muhammad Yusuf Rangkuti (28) sekitar pukul 14.30 WIB do persimpangan Jalan Sikambing Sekip dan terduga teroris bernama M Rizal Lubis (36) dipinggir jalan sewaktu selesai salat di Masjid Ulayat lahan garapan Desa Sampali.

CMY, istri terduga teroris Muhammad Rizal Lubis (36) yang tinggal di Jalan Masjid Ulayat/Jalan Ulayat 2 Percut Seituan, mengatakan, suaminya sangat giat bekerja untuk menghidupi keluarga. Mulai dari membuat susu kedelai hingga merakit sepeda yang diambil dari toko sepeda di Sukaramai.

Baca: Ayah Angkat Pastikan Rizal Lubis Bukan Teroris! Kasihan Istri dan Dua Anaknya

Baca: Rizal Lubis Ditangkap Usai Salat Asar, Roni: Polisi Salah Besar Menilai Adik Ipar Saya Teroris

"Biasanya dia merakit sepeda satu kotak isinya empat unit. Seminggu bisa ambil tujuh kotak. upah satu kotak Rp 23 ribu untuk rakit sepeda," katanya.

CMY menceritakan bahwa awal mula berkenalan dengan Rizal saat sama-sama bekerja di Plaza Carefour sekitar tahun 2006. Ketika itu CMY bekerja di Swalayan Carefour sementara Rizal bekerja disalah satu restoran seafood. Tak lama setelah berkenalan mereka pun berpacaran selama setahun lebih, hingga akhirnya menikah pada tahun 2008 silam.

"Awal nikah kami tinggal di Tembung, baru setelahnya pindah ke sini. Karena orangtua beli tanah di sini dan kami disuruh menempati," kata CMY dirumahnya, Rabu (16/5/2018).

Baca: Bibi Terduga Teroris Menjerit Histeris: Jangan Bunuh Dia, Jangan Bunuh Dia, Jangan!

Baca: Terduga Teroris Wahyu Lolos dari Sergapan Densus 88, Gini Penampakan Rumahnya

CMY menjelaskan, suaminya dulu pernah mengikuti pengajian di daerah Cemara dan di dekat rumahnya. Pengajian itu biasanya dilakukan setelah habis salat Isya dan berakhir pada jam 12 malam. Tapi akhirnya ia keluar dari pengajian karena merasa tidak cocok. 

"Abang bilang lebih baik ngerjain sepeda di rumah. Daripada sibuk keluar rumah pengajian mendengarkan tausiyah. Saya lebih senang dia nggak ikut pengajian, jadi dia lebih fokus sama anak dan keluarga," ungkap CMY.

Ia menambahkan, semenjak suaminya sibuk merakit sepeda ia merasa senang. Karena bisa melihat suami selalu di rumah. Paling hari Selasa dan Sabtu sibuk buat susu kedelai untuk dipasarkan ke daerah sekitar Pasar 4 dan pasar 3 wilayah Mabar.

CMY menuturkan suaminya sengaja jual susu kedelai karena menilai gizinya lebih baik dibandingkan yang lain. Banyak yang beli anak-anak dan ibu hamil.

Namun sepertinya niat Rizal untuk berjualan susu kedelai pada bulan Ramadan tahun ini tertunda. Ia diciduk Tim Densus 88.

"Saya berharap kalau memang suami saya nggak bersalah, segeralah pihak kepolisian cepat membebaskan," harapnya.

Baca: Ayah Terduga Teroris Yusuf Rangkuti Lemas Menanti Kepulangan Sang Anak! Bibinya Menangis Histeris

Baca: Miliki Pemahaman Berbeda Teman Terduga Teroris Tidak Terkejut Rizal Lubis Diciduk Polisi 

Menurut CMY, suaminya diciduk oleh Tim Densus 88 saat sedang jalan pulang dari masjid memakai baju gamis warna hijau tua. Ia mengakui mobil avanza warna hitam sempat lewat dari depan rumah mereka, kemungkinan memantau keberadaan suaminya. Tak lama berselang beberapa polisi berpakaian preman dan memakai senjata lengkap keluar dari dalam mobil dan mengamankan suaminya tak jauh dari rumah mereka.

"Mulut suami dibekap dan sempat melawan, terus langsung dimasukkan ke dalam mobil oleh polisi-polisi itu," sebut CMY. (cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help