Home »

Techno

» Apps

Lawan Teroris

Merinding Lihat Wenny Melepas Jasad Buah Hatinya Evan dan Nathan dan Ucapkan Hal Menohok Ini

Wenny yang hanya bisa duduk di tempat tidur,menangisi dan menciumi darah dagingnya yang kini sudah terbujur kaku.

TRIBUN-MEDAN.COM - Jasad dua bocah kakak adik korban bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela, Vincentius Evan Hudojo (11 tahun) dan Nathanael Ethan Hudojo (8 tahun) dimasukkan dalam peti jenasah di Rumah Duka Adiyasa, Surabaya, Rabu (16/5/2018).

Sang bunda Wenny, yang juga menjadi korban saat ini menjalani perawatan di rumah sakit, memaksakan hadir melihat wajah kedua buah hatinya untuk terakhir kalinya.

Wenny terkena pecahan bom di perut dan kakinya, hanya diberi dokter waktu empat jam sebelum kembali ke rumah sakit.

Wenny yang hanya bisa duduk di tempat tidur yang dibawa dari rumah sakit, menangisi dan menciumi darah dagingnya yang kini sudah terbujur kaku.

Tamu tamu yang datang pada ikut menangis.

pemakaman

Namun Wenny tetap tegar dan menyatakan telah memaafkan pelaku bom bunuh diri yang telah membunuh kedua anaknya dan melukai dirinya.

Lalu malah nasehati, ''Sudah jangan menangis lagi, jangan suka marahin anak, nanti menyesal.''

Foto Singky Soewadji.

Foto Singky Soewadji.

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help