Lawan Teroris

Miliki Pemahaman Berbeda Teman Terduga Teroris Tidak Terkejut Rizal Lubis Diciduk Polisi 

Rizal itu sering salat di Masjid Jami Ulayat, cuma kalau di perwiiridan memang nggak cocok dia, karena pemahamannya lain

Miliki Pemahaman Berbeda Teman Terduga Teroris Tidak Terkejut Rizal Lubis Diciduk Polisi 
Tribun Medan / M Andimaz Kahfi
suasana di depan rumah terduga teroris Muhammad Rizal Lubis 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Densus 88 berhasil mengamankan dua terduga teroris atas nama Muhammad Yusuf Rangkuti (28) sekitar pukul 14.30 WIB do persimpangan Jalan Sikambing Sekip dan terduga teroris bernama M Rizal Lubis (36) dipinggir jalan sewaktu selesai salat di Masjid Ulayat lahan garapan Desa Sampali.

Salah seorang teman terduga teroris Rizal, yang berinisial R saat ditemui dirumahnya di Jalan Semenanjung 2, Lahan Garapan Pasar IV Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, mengatakan tidak begitu mengenal dalam sosok Rizal, cuma dia sering mengikuti pengajian Salafi.

"Rizal itu sering salat di Masjid Jami Ulayat, cuma kalau di perwiiridan memang nggak cocok dia, karena pemahamannya lain," kata R salah seorang teman terduga teroris Rizal, Rabu (16/5/2018).

R menjelaskan bahwa sudah 5 tahun terakhir mengenal sosok Rizal. Menurutnya Rizal aktif salat jamaah di Masjid dan untuk dimasyarakat juga sangat bagus dalam berinteraksi. Bisa dibilang orangnya terbuka dalam pergaulan. Karena dia kan juga sehari-harinya berdagang jualan susu dan buka kedai dirumahnya.

"Rizal baiklah orangnya, bagus, nggak pernah ada masalah. Sering di ikuti pengajian di Masjid Jami Ulayat itu, cuma jelasnya kurang tahu kita pengajian yang bagaimana," sebut R.

Ditanya lebih jauh, apakah R terkejut temannya Rizal tertangkap oleh Densus 88 terkait dugaan teroris, R mengaku biasa saja dan tidak terkejut.

"Nggaklah biasa aja, ngapain terkejut. Itukan tindakan pengamanan saja, mungkin dia di Polri sudah ada data-data, anggota Jemaah Ansarut Daulah (JAD). Mungkin kan dia bisa jadi anggota JAD. Jadi nggak terlalu terkejut dia diamankan, karena dia pun nggak ada buat apa-apa di Kampung sini," ungkap R.

Lebih lanjut, R menjelaskan bahwa Rizal memiliki dua orang anak, laki-laki dan perempuan. Anak paling besar SD kelas 1 di Pasar IV Mabar dan anak keduanya masih balita.

"Pokoknya bini nya biasa aja tampilannya. Berjilbab juga tapi bukan yang bercadar," jelas R.

Perlu diketahui, dalam penangkapan yang dilakukan oleh Tim Densus 88, salah seorang terduga teroris atas nama Wahyu berhasil melarikan diri. Karena saat dilakukan penggerebekan rumah yang bersangkutan sudah dalam keadaan kosong.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help