Palsukan Federal Oil, Asiang Dipidana Denda Rp 20 Juta! Terdakwa-JPU Pikir-pikir, Korban Keberatan

“Tuntutan dan putusan dalam perkara yang kami laporkan ini tidak mencerminkan rasa keadilan bagi kami, kami taat hukum".

Palsukan Federal Oil, Asiang Dipidana Denda Rp 20 Juta! Terdakwa-JPU Pikir-pikir, Korban Keberatan
TRIBUN MEDAN
Terdakwa Andy alias Asiang saat menjalani sidangdi Pengadilan Negeri (PN) Medan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Chandra Simarmata

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Andy alias Asiang selaku terdakwa dalam kasus dugaan pemalsuan oli merek Federal Oil kembali menjalani sidang dengan agenda vonis di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (16/5/2018).

Andy yang hadir di persidangan menggunakan kemeja lengan panjang berwarna hitam ini tampak tenang menjalani sidang putusan tersebut.

Atas kasus yang menjeratnya itu, majelis hakim yang diketuai Syafril P. Batubara menjatuhkan hukuman kepada Terdakwa Andy alias Asiang dengan pidana denda Rp 20 Juta.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Andy alias Asiang terbukti secara sah dan meyakinlan bersalah melakukan tindak pidana. Dengan ini menghukum terdakwa dengan pidana denda sebesar Rp 20 Juta dengan ketentuan Apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan pidana 5 bulan kurungan," ujar ketua Majelis Hakim Syafril Batubara saat membacakan Amar putusan pad persidangan yang digelar diruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan Rabu (16/5/2018).

Majelis hakim menilai terdakwa Andy alias Asiang telah terbukti melanggar Pasal Pasal 102 UU RI No. 20 tahun 2016 tentang Merk dan Indikasi Geografis.

"Jadi putusan hakim lebih tinggi dari tuntutan JPU," ucap Syafril usai membacakan putusan.

"Putusan sudah dijatuhkan, bagaimana tanggapannya?," tanya hakim Syafril kepada JPU dan terdakwa.

Setelah mendengarkan putusan majelis hakim, penasehat hukum terdakwa menyatakan keberatan. Menurutnya tidak ada kerugian dalam kasus itu.

"Masalah saudara tidak terima dengan putusan, saudara punya hak. Saudara keberatan, ajukan ada upaya, mekanismenya, hak saudara. Apakah saudara akan banding, ada waktu tujuh hari. Ajukan dalam memori. Nanti dinilai oleh hakim yg lebih tinggi," ujar hakim Syafril.

Halaman
123
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help