Palsukan Federal Oil, Asiang Dipidana Denda Rp 20 Juta! Terdakwa-JPU Pikir-pikir, Korban Keberatan

“Tuntutan dan putusan dalam perkara yang kami laporkan ini tidak mencerminkan rasa keadilan bagi kami, kami taat hukum".

Palsukan Federal Oil, Asiang Dipidana Denda Rp 20 Juta! Terdakwa-JPU Pikir-pikir, Korban Keberatan
TRIBUN MEDAN
Terdakwa Andy alias Asiang saat menjalani sidangdi Pengadilan Negeri (PN) Medan. 

Namun saat diwawancarai Tribun Medan, penasihat hukum terdakwa yang sebelumnya menyatakan keberatan masih menyatakan pikir-pikir apakah akan banding atau tidak.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Maria Tarigan saat diwawancarai Tribun Medan mengenai putusan hakim juga menyatakan pikir-pikir.

"Iyahlah pikir-pikir. Tergantung dia (terdakwa)," ucap Jaksa seusai sidang.

Di pihak lain, terhadap putusan tersebut M. Rofiaddin, Kuasa Hukum PT Federal Karyatama selaku korban menyampaikan tidak puas.

“Tuntutan dan putusan dalam perkara yang kami laporkan ini tidak mencerminkan rasa keadilan bagi kami, kami taat hukum dengan mendaftarkan Hak kekayaan Intelektual terhadap Merek dan Desain Industri di Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI sebagai juga upaya perlindungan terhadap kami selaku pemegang hak,” ungkapnya.

“Berawal dari temuan Ditreskrimsus Polda Sumut yang kemudian kami lakukan pengecekan dan ternyata temuan penyidik tidak sesuai standar kami, sehingga kami membantu dengan membuat pengaduan dan pelaporan, selain itu untuk menekan peredaran oli dengan kemasan dan isi “palsu” agar konsumen terhindar dari barang-barang yang tidak jelas kualitasnya,” jelasnya.

“Tuntutan dan putusan berupa denda yang menurut jaksa diberikan kepada negara tersebut tidak mengakomodir kepentingan kami sebagai korban, padahal seharusnya JPU sebagai penegak hukum merupakan perpanjangan tangan korban guna mencari keadilan sesuai dengan fakta-fakta yang ada. Menurut kami Sangat tidak senada antara Dakwaan dan tuntutan jaksa yang akhirnya diputuskan oleh Majelis Hakim,” tegasnya.

“Kami tidak akan gentar terhadap peredaran pelumas tidak sesuai standar ini dan akan terus memberantas peredarannya, Terhadap terdakwa akan kami lakukan upaya hukum perdata agar yang bersangkutan bertanggung jawab atas perbuatannya," tutupnya

Untuk diketahui, dipersidangan sebelumnya JPU hanya menuntut terdakwa Andy alias A Siang, yang dinyatakan terbukti melakukan perdagangan dan pemalsuan hak merek serta materai Federal Oil, Andy membayar denda sebesar Rp 15 juta.

Dipersidangan sebelumnya JPU Febrina Sebayang menjelaskan soal tuntutan yang tidak ada hukuman penjara itu. "Dia (Andy alias A Siang) tidak memproduksi dan hanya membeli dari online. Oli nya juga belum diedarkan dan baru disimpan di gudang," jelas JPU dari Kejatisu tersebut.

Halaman
123
Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help