Pemko Pematangsiantar akan Bangun Tugu Raja Siantar Sangnaualuh Tingginya 24 Meter

Paner Damanik mengungkapkan tugu Raja Sangnaualuh dibangun setinggi 24 meter ini di Jalan Sangnaualuh depan Supermarket Ramayana

Pemko Pematangsiantar akan Bangun Tugu Raja Siantar Sangnaualuh Tingginya 24 Meter
Tribun Medan / Tommy Simatupang
Ketua I Huta Bolon Damanik, Paner Damanik usai rapat dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar tentang pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh, Rabu (16/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Pemerintah Kota Pematangsiantar kembali menggelar musyawarah pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh, Rabu (16/5/2018). Pembangunan tugu yang terus tertunda kurang lebih lima tahun, kini Pemko Siantar tampak serius. Pemerintah dengan organisasi suku Simalungun menggelar rapat di Sekretariat I Huta Bolon Damanik, Siantar.

Ketua I Huta Bolon Damanik, Paner Damanik mengungkapkan tugu setinggi 24 meter ini sepakat akan dibangun di Jalan Sangnaualuh depan Supermarket Ramayana. Katanya, pihaknya tengah menunggu persetujuan dari para ahli waris untuk proses pembangunan.

"Belum bisa kita pastikan. Kami sudah sepakat kembali ke tempat awal (depan Ramayana). Tinggal menunggu persetujuan dari ahli waris. Kalau oke kata ahli waris, langsung jalan,"katanya usai rapat.

Untuk peletakan batu pertama, kata Paner tidak perlu lagi karena sudah dilakukan tahun lalu. Ia berharap Pemko Siantar serius untuk melanjutkan hasil musyawarah ini.

"Dulu Pemko sudah mengeluarkan izin di Lapangan Merdeka. Tapi tak dibangun-bangun, itu zamannya Pak Hulman,"ujarnya.

Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Budi Utari mengharapkan tidak ada lagi perselisihan pendapat antara Pemko dengan organisasi Suku Simalungun. Ia pun memastikan tugu tersebut akan dibangun tahun ini.

"Kita sepekati asal tidak ada lagi perbedaan pendapat lagi. Saya pastikan tahun ini dibangun,"kata Budi.

Sementara, Kepala Dinas Pendapatan Kota Pematangsiantar, Adiyaksa Purba menilai tugu yang akan menjadi ikon Siantar ini akan dibangun secara bertahap. Pembangunan kemungkinan akan dimulai dua bulan lagi.

Pembangunan tersebut akan menggunakan anggaran sebesar Rp 3 miliar.

"2019 kita anggarkan kembali. Anggaran tahun ini sudah ditampung. Jadi itu yang kita pastikan. Kalau tahun ini Tidak akan selesai, ini masih pondasi. Secara bertahap di 2019. Kita upayakan 2019 selesai," katanya.

Dalam dua minggu ini, kata Adiyaksa masih dalam proses tender. Tugu tersebut akan berbentuk vertikal dengan desain baru.

"Dua minggu lagi proses tender dibuka. Kita desain ulang. Gambar awal sudah kita tentukan. Bangunan yang vertikal ke atas. Jadi harus disolder ulang,"pumgkasnya.

(tmy/tribun-medan.com).

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help