Liga 1

PSMS Mudah Diserang Legenda Minta Pemain Bertahan Lakukan Ini

Kuncinya ada pada konsentrasi semua pemain di seluruh lini baik di penjaga gawang, pemain bertahan, pemain tengah dan para penyerang.

PSMS Mudah Diserang Legenda Minta Pemain Bertahan Lakukan Ini
Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk
Legenda PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Victory Arrival Hutauruk

Tribun-Medan.com, MEDAN - Duel Sumatera akan terjadi kala PSMS Medan menjamu skuat asal Sumatera Selatan Sriwijaya FC pada lanjutan Liga 1, Jumat (18/5/2018) di Stadion Teladan, Medan.

Bagi Legenda PSMS Medan, Abdul Rahman Gurning PSMS kuncinya ada pada konsentrasi semua pemain di seluruh lini baik di penjaga gawang, pemain bertahan, pemain tengah dan para penyerang.

"Yang pertama seluruh pemain harus menjaga fokus di semua lini, terutama yang paling saya soroti di posisi penjaga gawang. Selain Rohim kiper pelapis lainnya berada di bawah rata-rata ya terutama mereka harus konsentrasi penuh," katanya kepada Tribun-Medan.com, Rabu (16/5/2018) di Medan.

Ex bek Timnas U-23 ini juga menyoroti lemahnya tembok PSMS Medan yang telah kemasukan 17 gol. Baginya Lobo dianggap terlalu liar menjaga pertahanan timm

"Pemain stopper yang saya lihat ada dua stopper ini kalau dipasang si Roni sama si Lobo, Lobo ini terlalu liar. Jangan pikiri dia buat gol, ada tugasnya masing-masing. Tugas utama dia itukan tidak kebobolan sudah bagus, untuk apa dia buat gol 2 tapi kebobolan 4. kan lebih bagus kita tidak kebobolan walaupun tidak membobolkan ,kira-kira begitu prinsip pemain bawah," jelasnya.

Selain stoper, pemain kelahiran Kisaran ini mengakui lemahnya bek sayap yang dimiliki PSMS baik dalam hal bertahan maupun untuk ikut malakukan penyerangan.

"Saya lihat Jajang Sukmara masih ragu untuk overlapp dan crossnya juga belum begitu bagus, begitu juga dalam bertahan. Saya pikir ini perlu digantikan. Sama juga di sisi kanan juga tidak begitu membantu. Dalam penyerangan itu fullback sama gelandang kanan, fullback kiri sama gelandang kiri harus saling membantu kalau tidak bakalan capek sendiri," jelasnya.

Lebih lanjut, Abdul menerangkan saat ini diposisi jangkar PSMS tak memiliki stok yang bisa mematahkan serangan lawan di lini tengah.

"Untuk gelandang bertahan itu tugasnya kan breker. Breker itu harus bisa mematikan serangan lawan jangan sampai lawan bisa bermain di tengah itu, itu tugasnya. Tapi yang saya lihat saat ini PSMS tak memiliki itu sehingga mudah untuk diserang," pungkasnya.

(cr10/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help