Lawan Teroris

REST IN PEACE: Peluk Usap 2 Anak Korban Bom, Ibu Ini Sanggup Bilang Ampuni Pembunuhnya

Wenny yang juga korban kekejian teror bom gereja, memeluk dan mengusap jenazah kedua anaknya sangat erat.

REST IN PEACE: Peluk Usap 2 Anak Korban Bom, Ibu Ini Sanggup Bilang Ampuni Pembunuhnya
Korban Bom Evan Hudojo (11 tahun) dan Nathanael Ethan Hudojo (8) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kepergian Vincentius Evan Hudojo (11 tahun) dan Nathanael Ethan Hudojo (8) masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Keduanya adalah korban bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela.  

Sang bunda Wenny, yang juga menjadi korban dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit, memaksakan hadir melihat wajah kedua buah hatinya untuk terakhir kalinya.

 Diketahui, Wenny terkena pecahan bom di perut dan kakinya, hanya diberi dokter waktu empat jam sebelum kembali ke rumah sakit.

Wenny, yang hanya bisa terbaring dan sesekali duduk di tempat tidur yang dibawa dari rumah sakit, menangisi dan menciumi darah dagingnya yang kini sudah terbujur kaku.

Meski kondisinya belum stabil, Wenny memaksakan untuk tetap hadir melihat wajah anak-anaknya untuk terakhir kalinya pada Rabu (16/5/2018).

Wenny hadir melihat wajah kedua buah hatinya untuk terakhir kalinya.
Wenny hadir melihat wajah kedua buah hatinya untuk terakhir kalinya. (Facebook/Kasih Tanpa Batas)

Wenny hanya diberikan waktu sekitar empat jam untuk keluar dari rumah sakit dan melihat kondisi kedua anaknya.

Dalam foto yang beredar di media sosial, Evan dan Nathan tampak sudah bersih.

Mereka terlihat tampan mengenakan jas dan tertidur di ranjang tempat ia disemayamkan.

Wenny memeluk dan mengusap jenazah kedua anaknya sangat erat.

Seorang pengguna Instagram dengan nama akun Rita Wahyu pun menceritakan suasana yang terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela tersebut.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved