Bappeda  Akui Pembangunan Jalan Melintasi Makam, Fungsinya Urai Kemacetan

Kepala Bappeda Deliserdang, Abdul Haris Pane mengakui kalau pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti sudah sejauh mana prosesnyaini

Bappeda  Akui Pembangunan Jalan Melintasi Makam, Fungsinya Urai Kemacetan
Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar
Pemakaman di Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Seituan Kamis, (17/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM-Pemerintah Kabupaten Deliserdang hingga saat ini tidak mengetahui secara pasti bagaimana perkembangan kelanjutan rencana pembangunan proyek jalan lingkar luar yang akan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di kawasan Kabupaten Deliserdang. Rencana proyek ini kini menjadi kehawatiran banyak orang khususnya warga masyarakat yang tinggal di Desa Bandar Setia Kecamatan Percut Seituan.

Kepala Bappeda Deliserdang, Abdul Haris Pane mengakui kalau pihaknya juga tidak mengetahui secara pasti sudah sejauh mana proses proyek lingkar luar di Deliserdang ini. Sepengetahuan yang ia ketahui sudah dilakukan pembebasan lahan mulai dari wilayah Kapten Sumarsono Kecamatan Sunggal, wilayah Cemara dan Seantis Kecamatan Percut Seituan.

Ia menyebut pertemuan terakhir antara Pemkab dengan Balai Jalan dilakukan 2017 lalu.

" Kalau untuk wilayah Kapten Sumarsono memang setau saya sudah selesai 99 persen juga. Di wilayah Cemara ada sebagian. Pemkab ini sifatnya pasif saja dan hanya bantu untuk pembebasan kayak jalan tol juga. Karena wilayah kita aja proyeknya. Sejak 2018 gak pernah ada pertemuan lagi. Ya mungkin karena keuangan negara juga,"kata Haris Pane Kamis, (17/5).

Ia menyebut proyek jalan lingkar luar itu dilakukan pemerintah untuk mengurai kemacetan. Nantinya dari kawasan Sumarsono jalan yang akan dibuat seperti jalan arteri itu akan tembus menuju jalan arteri Kualanamu.

Ia mengakui kalau wilayah perkuburan yang ada di Desa Bandar Setia itu juga terkena.

(dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Joseph W Ginting
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help