Ramadan 1439 H

Mahfud MD Sahur Pertama di Amerika Bersama Putranya Royhan Akbar, Gini Katanya

Mahfud menyatakan, jika anaknya tergolong pendiam, tapi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

Mahfud MD Sahur Pertama di Amerika Bersama Putranya Royhan Akbar, Gini Katanya
twitter
Mahfud MD bersama putranya Royhan Akbar (kiri) yang baru diwisuda dari Master dalam bidang International Business Law di Columbia University, New York 

TRIBUN-MEDAN.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menceritakan pengalamannya jalani puasa pertama di New York, Amerika.

Hal ini ia ungkapkan melalui akun Twitternya @mohmahfudmd pada Kamis, (17/5/2018).

Diketahui Mahfud MD sedang berada di Amerika untuk menghadiri acara wisuda anak bungsunya bernama Royhan Akbar.

Ia menceritakan bahwa anak Royhan lulus dari program Master dalam bidang International Business Law di Columbia University, new York.

Setibanya di New York bertepatan dengan hari pertama menjalankan puasa.

Mahfud MD menceritakan bahwa ia makan santap sahur hanya berdua dengan anaknya.

Menurutnya keadaan disana tidak ada kemeriahan yang nampak, seperti tidak adanya suara tarchim dari masjid, atau sahur keliling.

Ia juga membandingkan keadaan berpuasa di Indonesia terasa lebih religius dan nikmat.

@mohmahfud:"Makan sahur di New York, hanya berfua dgn anak, di apartemen. Tak ada kemeriahan acara teve, tak ada suara tarchim dari masjid, tak ada sahur keliling. Wahai, alangkah enak dan indah kehangatan beribadah puasa di Indonesia. Berpuasa di Indonesia terasa lbh religius dan nikmat."

Royhan Akbar menjadi sorotan publik usai fotonya diunggah oleh sang ayah.

Ganteng, muda dan berprestasi, Royhan mendadak mencuri perhatian netizen, sehingga mereka ramai-ramai mengatakan ingin tahu lebih banyak tentang sosoknya.

Menjawab keingintahuan warganet, Mahfud pun akhirnya membagikan cerita kehidupan anaknnya. 

DilansirTribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Kamis (16/5/2018).

Mahfud mengaku jika sejak kecil, ia dan istrinya tidak pernah memaksa anaknya untuk belajar, terlebih dengan pengawasan yang berlebihan.

Mahfud menyatakan, jika anaknya tergolong pendiam, tapi dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

Berikut petikan cerita Mahfud MD:

"Postingan kehadiran sy di Columbia University menghadiri wisuda anak saya Royhan Akbar yg lulus dari Law School bidang Hukum Bisnis Internasional disambut ramai oleh Nitizen.

Sy ingin ceritakan bgmn anakku sejak kecil belajar tanpa paksaan atau pengawasan yg berlebihan

Halaman
1234
Editor: Tariden Turnip
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved