Lawan Teroris

Satuan 81 Kopassus Akan Ganyang Teroris, Dibentuk Era Moerdani, Dipimpin Duet Luhut-Prabowo

Pasukan TNI akan dilibatkan memerangi terorisme. Ada 3 satuan elite, Satuan 81 Kopassus TNI AD, Denbravo 90 Paskhas TNI UA, dan Denjaka TNI AL

Satuan 81 Kopassus Akan Ganyang Teroris, Dibentuk Era Moerdani, Dipimpin Duet Luhut-Prabowo
Facebook/Info Hari Ini
Pasukan elite antiteror TNI, terdiri atas Satuan 81 Kopassus TNI AD, Detasemen Bravo 90 Paskhas TNI AU, dan Detasemen Jalamangkara (Denjaka) TNI AL. 

LIMA kejahatan jaringan teroris yang diduga berafiliasi dengan kelompok radikal, Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), dalam dua pekan ini telah menelan korban 33 jiwa. Sebagian warga sipil, ada anggota kepolisian, sisanya pelaku.

Bermula kejadian di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Selasa hingga Rabu (8-10 Mei 2018); ledakan bom bunuh diri pada tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi; bom di rumah susun sewa di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) malam; bom di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (15/5/2018); hingga serangan ke Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018). 

Maraknya aksi terorisme akhir-akhirnya membuat suasana menjadi mencekam. Perlawanan dan perburuan terhadap para teroris hanya dilakukukan Polri, terutama melalui Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri.

Presiden Joko Widodo pun menyetujui pengaktifan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopsusgab) untuk yang melibatkan TNI membantu Polri melaksanakan tugas pemberantasan terorisme.

Diketahui, Koopsusgab merupakan gabungan personel TNI dari seluruh satuan elite yang ada di TNI, baik matra darat, laut, maupun udara.

"Untuk Komando Operasi Khusus Gabungan TNI, sudah direstui oleh Pak Presiden dan diresmikan kembali oleh Panglima TNI (Marsekal Hadi Tjahjanto)," ujar Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (16/5/2018).

Sebelum membahas pasukan elite TNI yang akan dilibatkan memerangi terorisme, perlu kiranya mengingat peristiwa masa lalu.

TRAGEDI 11 SEPTEMBER

Masih ingatkah (bagi generasi X, dan baby boomers), atau pernah tahukah (bagi generasi Y dan millenial), serangan teroris internasional, 11 September. Aksi kejahatan itu adalah serangkaian empat serangan bunuh diri dengan membajak pesawat terbang, menyasar empat target di New York City dan Washington DC Amerika Serikat, 11 September 2001.

Pagi itu, sebanyak 19 pembajak dari kelompok militan, al-Qaeda, membajak empat pesawat jet penumpang. Para pembajak sengaja menabrakkan dua pesawat ke menara kembar World Trade Center di New York City; kedua menara runtuh dalam kurun waktu dua jam.

Serangan ke WTC, 11 September 2001
Serangan ke WTC, 11 September 2001 (livescience.com)
Halaman
1234
Editor: Domuara D Ambarita
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help