Lawan Teroris

Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati hingga Perkiraan Mengerikan soal Loyalis Sang Singa Jihad

Abu Bakar Ba'asyir tidak ingin mereka sekejam ISIS, jadi pecah. Pihak Oman dan jaringan menganggap metode ISIS

Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati hingga Perkiraan Mengerikan soal Loyalis Sang Singa Jihad
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Terdakwa Aman Abdurrahman alias Oman menjalani sidang keterangan saksi di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Jumat (23/2/2018). Aman Abdurrahman didakwa sebagai salah satu orang yang terlibat dalam teror bom di Jalan MH Thamrin, dan yang merencanakan atau menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG) 

PENGADILAN Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan sidang tuntutan terhadap Aman Abdurrahman alias Abu Sulaiman alias Oman Rochma, Jumat (18/5) ini. Sidang terpaksa ditunda pekan lalu karena kerusuhan di Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, tempat Aman dkk ditahan. Aman didakwa sebagai aktor intelektual sejumlah serangan teror di Indonesia, termasuk teror bom di Jalan Thamrin 14 Januari 2016, bom Samarinda 13 November 2016, bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu 25 Mei 2017. Pada akhirnya hari ini, Aman Abdurrahman dituntut hukuman mati.

AMAN adalah merupakan simpul organisasi afiliasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Indonesia.

Ia menjabat sebagai Ketua Jamaah Ansarud Daulah (JAD).

Dua orang mantan terpidana kasus terorisme yang lama mendekam di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, menyebut Aman alias Oman kini punya kekuatan yang mengalahkan Abu Bakar Ba'asyir (ABB), pendiri Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), organisasi yang dilarang PBB, dan pimpinan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Indonesia.

Ba'asyir masih ditahan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Baca: BREAKING NEWS: Aman Abdurrahman Dituntut Hukuman Mati, Singa Jihad yang Lebih Kuat dari Baasyir

Baca: Ikut Melakukan Ibadah Puasa, DJ Katty Butterfly Ceritakan Perjuangan Kerasnya

Baca: Ustaz Abdul Somad Kisahkan Sosok Ipda Auzar yang Gugur Ditabrak Teroris

Baca: Dua Perempuan Beli 9 Botol Air Suci untuk Membuang Sial, Eh Malah Merugi Rp 15 Juta

Baca: Selfi Jawara Liga Dangdut Indonesia Tak Sungkan Jongkok dan Cuci Piring, Banjir Pujian Netizen

Baca: Risma Sontak Bangkit dan Bersujud di Hadapan Para Takmir Masjid lalu Meminta Maaf, Ada Apa?

Baca: Astaga, Mayat Perempuan Dikubur di Atas Kuburan Orang Lain, Rambut Panjang Berwarna Pirang

Meskipun demikian, mulanya Oman punya keterkaitan dengan Ba'asyir saat keduanya dipenjara di Pasir Putih, Nusa Kambangan.

Apalagi, semula, Oman dikenal sebagai pendiri JAD yang arah perjuangan serupa dengan JAT yang dididirikan Abu Bakar Ba'asyir.

JAT punya cabang organisasi yakni Jamaah Ansharu Daulah Khilafah Nusantara (JAKDN). Dahulu, Bahrun Naim disebut-sebut sebagai pemimpinya, dan kini sudah berafiliasi ke ISIS.

Namun, terjadi perpecahan antara Aman dan Ba'asyir.

Baca: Jaksa Penuntut Bacakan Ajaran Tauhid Aman Abdurrahman yang Menjanjikan Surga

Baca: Bukan Dita, Sosok Ini Membongkar Blak-blakan Dalang di Balik Pengeboman Dahsyat 3 Gereja

Baca: Tak Sangka, 3 Pasukan Elite TNI Diam-diam Sudah Turun Berantas Teroris, Lihat Sosok-sosoknya

Halaman
1234
Penulis: Jefri Susetio
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help