Beraksi Bertahun-tahun, Polisi Berhasil Tangkap Dedengkot Pencuri di Desa Sisarahili

Kedua pelaku telah diintai kepolisian, karena warga setempat sudah banyak mengeluh terkait sepeda motor dan barang perkakas rumah kerap hilang

Beraksi Bertahun-tahun, Polisi Berhasil Tangkap Dedengkot Pencuri di Desa Sisarahili
Tribun Medan / Sofyan Akbar
Tersangka spesialis bongkar rumah yang diamankan Polsek Patumbak, Jumat (16/3/2018). 

Laporan wartawan Tribun Medan / Frengki Marbun

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN -Sozapati Lafau (31) dan Notrianus Lafau (36) harus mendekam di sel tahanan Polsek Bawolato karena telah melakukan tindak pencurian pemberatan di lima TKP (Tempat Kejadian Perkara).

Kedua pelaku yang diketahui pengangguran ini, diamankan kepolisian Polsek Bawolato, karena melakukan pencurian sepeda motor dan alat perkakas rumah tangga.

Kapolsek Bawolato, Iptu Nelson Silalahi saat dikonfirmasi Tribun Medan mengatakan bahwa, kedua pelaku telah diintai kepolisian, karena warga setempat sudah banyak mengeluh terkait sepeda motor dan barang perkakas rumah kerap hilang.

"Kedua pelaku adalah warga Jalan SMA Negeri 1 Bawalato Dusun tiga Desa Sisarahili. Mereka berdua ditangkap karena telah lama melakukan tindak pencurian, selama bertahun-tahun, dan kami juga menelusuri lima TKP terhadap aksi pencuriannya, yakni Dusun II Desa Sisarahili," katanya, Jumat (18/5/2018).

Para korban komplotan maling tersebut yakni,  Seiman Gea dengan kerugian dua karung berisi sandal dan sepatu, Dusun dua  Desa Sisarahili di Rumah Dinas Camat Bawolato pada Maret 2018, kerugian perlengkapan rumah tangga, Dusun dua Desa Sisarahili di Kantor Camat Bawolato pd bulan April 2018, kerugian kipas angin dan dua buah genset listrik.

Selanjutnya Dusun dua Desa Sisarahili di rumah Pak Lase pada Februari 2018 dengan kerugian satu unit pompa air merek Sanyo, terakhir, Dusun 2 Desa Sisarahili di rumah Makan Ina Ayu dengan kerugian ayam potong.

Dalam penangkapan tersebut, kepolisian juga mengamankan alat bukti yang selama ini dicuri kedua pelaku.

"Kedua pelaku ini memang tak tanggung-tanggung mencuri, kami menyita satu buah Mikser, blender, kipas angin, tempat masak kue merek Hakasima, satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion dengan plat palsu BK 4338 ACZ tanpa dokumen," Katanya.

Selain itu satu unit pompa air merek Sanyo, satu unit becak motor tanpa plat, dua buah tang, dua buah obeng. Untuk sepeda motor pelaku mengaku adalah hasil curian, dan untuk obeng digunakan untuk melakukan aksi pencurian," jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu ini.

Dalam keterangan tambahan, Nelson mengatakan kedua pelaku telah mengakui perbuatannya terkait aksi pencurian tersebut.

"Sudah mengakui, kedua pelaku menjual barang tersebut untuk mendapatkan uang. Dan penadahnya juga kami amankan," pungkasnya.

(Cr14/tribun-medan.com)

Penulis: Frengki Marbun
Editor: Joseph W Ginting
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help