Dairi Unggul

Kunjungi Warga Desa Lau Njuhar Tanah Pinem, Eddy-Jimmy Harus Lewati Jalan Berlumpur

rombongan Eddy-Jimmy harus melewati jalan yang berlumpur dan sulit dilalui berbagai kendaraan.

Kunjungi Warga Desa Lau Njuhar Tanah Pinem, Eddy-Jimmy Harus Lewati Jalan Berlumpur
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Eddy Berutu-Jimmy Sihombing saat berkunjung ke Desa Lau Njuhar, Kecamatan Tanah Pinem,Dairi pada Senin (21/5/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dairi Nomor Urut Dua, Eddy Keleng Ate Berutu-Jimmy Andrea Lukita Sihombing melanjutkan kampanye mereka dengan mengunjungi Desa Lau Njuhar, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi pada Senin (21/5/2018) sore.

Lokasi kampanye tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Karo. Bahkan untuk dapat tiba di Desa Lau Njuhar, rombongan Eddy-Jimmy harus melewati jalan yang berlumpur dan sulit dilalui berbagai kendaraan.

Akibatnya waktu tempuh dari Kecamatan Sidikalang menuju ke lokasi kampanye membutuhkan waktu sekitar 7 jam perjalanan.

"Kami prihatin, jalan untuk menuju kemari sangat tidak layak. Padahal ini bagian dari Kabupaten Dairi," kata Eddy Berutu.

Begitu tiba dilokasi, Eddy-Jimmy langsung disambut oleh tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat setempat yang telah menunggu kehadiran calon bupati dan wakil bupati tersebut.

Mereka pun kemudian mendengarkan berbagai keluhan masyarakat selama mendiami desa tersebut.

Mulai dari kondisi jalan yang buruk untuk menuju desa Lau Njuhar, mengakibatkan masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani sulit untuk memeroleh pupuk, bibit maupun untuk menjual hasil pertanian mereka.

"Bapak sudah rasakan sendiri, bagaimana sulitnya untuk datang kemari. Itu lah yang kami rasakan selama bertahun-tahun. Karena kondisi jalan kami kesulitan dapat pupuk dan bibit, begitu juga kalau musim panen, gimana sulitnya kami menjual hasil pertanian dengan kondisi jalan berlumpur. Transportasi apapun sulit masuk ke ladang kami," sebut seorang warga bernama M Ginting.

Selain itu, masyarakat Lau Njuhar juga mengeluhkan jauhnya lokasi Puskesmas terdekat dari desa mereka, terlebih bila ada keluarga atau warga yang sedang sakit.

Halaman
12
Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help