Pakat Makanan Khas Asal Tapanuli Ini Jadi Primadona Saat Ramadan di Medan

Pakat menjadi salah satu makanan yang cukup favorit bagi masyarakat Medan saat Bulan Ramadan tiba

Pakat Makanan Khas Asal Tapanuli Ini Jadi Primadona Saat Ramadan di Medan

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

 TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Pakat menjadi salah satu makanan yang cukup favorit bagi masyarakat Medan saat Bulan Ramadan tiba. Panganan khas Mandailing Natal tersebut memang cukup banyak dicari.

 Hal tersebut terbukti dari banyaknya para penjual Pakat yang mulai bermunculan ketika Ramadan tiba.

Salah satunya adalah Sunar. Sudah lebih dari 10 tahun setiap Ramadan tiba ia dan keluarganya akan menjual Pakat sebagai pilihan menu berbuka puasa masyarakat Medan.

“Pakat ini sebenarnya makanan khas masyarakat Mandailing dan kemudian semakin terkenal serta disukai banyak orang,” ujarnya ditemui saat sedang berjualan Pakat di Jalan Letda Sujono Medan.

Ia menjelaskan, Pakat merupakan makanan berbentuk pucuk muda dari tanaman rotan yang memiliki tekstur yang sangat lembut kemudian untuk menikmatinya biasanya dibakar atau direbus terlebih dahulu sebelum dimakan.

“Pakat bisa dinikmati langsung namun banyak juga orang yang menikmatinya sebagai pelengkap dari sayur atau makanan lain,” jelasnya.

Ia menerangkan, Pakat yang ia jual berasal dari beberapa daerah seperti dari daerah Langgapayung yang berada di Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Tapanuli.

“Untuk harga Pakat yang saya jual per batangnya adalah mulai Rp 2.500 dengan panjang sekitar satu meteran,” terangnya.

Ia mengungkapkan, dalam sehari ia bisa menjual Pakat hingga lebih dari 500 batang dalam sehari selama bulan Ramadan tiba.

“Saya dan keluarga memang sudah menjadikan Pakat sebagai dagangan saat Ramadan karena memang banyak yang suka dan hanya ada di Ramadan,” ungkapnya.

(pra/tribun-medan. com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help