Lawan Teroris

Budi Sinaga Minta Pihak Kepolisian Bersihkan Namanya dari Tuduhan Teroris

Seolah keluar dari mimpi buruk, Budi Sinaga salah seorang terduga teroris yang ditangkap bersamaan dengan saudara

Budi Sinaga Minta Pihak Kepolisian Bersihkan Namanya dari Tuduhan Teroris
Budi Sinaga saat berbincang-bincang dengan awak media 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seolah keluar dari mimpi buruk, Budi Sinaga salah seorang terduga teroris yang ditangkap bersamaan dengan saudara kandungnya Beni Sinaga dan Syaiful Sinaga, kini telah dipulangkan ke rumah, pada Senin(21/5/2018) lalu.

Kepulangan Budi sontak disambut hangat oleh keluarga, para tetangga dan kerabat disekitar rumahnya. Tanpa dihantui perasaan takut akan keterlibatan Budi sebagai pelaku terduga teror.

Budi ditahan selama tujuh hari di tahanan Mako Brimob Polda Sumut. Ia ditangkap dalam sebuah penggerebekan yang menghebohkan dengan tuduhan perencanaan teror.

Sempat diperiksa dan menerima tindak kekerasan selama ditahan. Budi ternyata tidak terbukti terlibat secara langsung maupun tidak langsung dengan tindakan terorisme.

"Saya ingin pihak kepolisian membersihkan nama saya dan menyatakan bahwa saya tidak terlibat kasus teroris," kata Budi, Senin (21/5/2018) kemarin.

"Intinya saya minta namanya saya direhabilitasi oleh pihak kepolisian, khususnya Densus 88," sambungnya.

Perlu diketahui, penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror di Kota Tanjung Balai.

Selain Budi, dan saudaranya Beni Sinaga dan Syaiful Sinaga ditangkap di Jalan Besar Teluk Nibung, Kelurahan PKK Beting Kuala Kepias, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai. Sontak penangkapan membuat geger warga.

Dari video amatir yang beredar juga, beberapa lokasi penangkapan berada di pinggir jalan. Penangkapan pun disaksikan masyarakat umum.

Dimana, terlihat dua orang terlihat terkapar di dalam video itu. Satu di antaranya masih bisa menggerakkan kepala dengan bercak darah di kaki, yang selanjutnya dibawa ke Kota Medan.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved