Dosen Unimed Mengaku Kebetulan Hadiri Rapat PPTSB Dairi, Panwaslih Rekomendasikan Ini ke Komisi ASN

Pandapotan Rajagukguk mengatakan tentunya rekomendasi dilakukan setelah pihaknya menerima klarifikasi langsung dari Osbeth Sinaga

Dosen Unimed Mengaku Kebetulan Hadiri Rapat PPTSB Dairi, Panwaslih Rekomendasikan Ini ke Komisi ASN
Komisioner Panwaslih Dairi, Pandapotan Rajagukguk. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Salah satu dosen berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Universitas Negeri Medan (Unimed), Osbeth Sinaga direkomendasikan Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Dairi untuk dikenai sanksi oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Rekomendasi itu menindaklanjuti atas adanya laporan yang masuk ke Panwaslih Dairi bahwa Osbeth Sinaga melakukan pertemuan dan berfoto dengan Eddy-Jimmy di sebuah rumah di Jalan Masjid, Kecamatan Sidikalang pada Kamis (17/5/2018) lalu.

Komisioner Panwaslih Dairi, Pandapotan Rajagukguk mengatakan tentunya rekomendasi dilakukan setelah pihaknya menerima klarifikasi langsung dari Osbeth Sinaga dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Medan pada Kamis (24/5/2018).

"Setelah kita bertemu dengan Osbeth Sinaga, dibenarkannya bahwa dia berada di sebuah rumah di Jalan Masjid, Sidikalang pada tanggal 17 Mei 2018. Dan dia pun membenarkan bahwa dia memang seorang dosen berstatus PNS di Unimed," kata Pandapotan, Jumat (25/5/2018).

Dijelaskan Osbeth kepada Panwaslih, bahwa keberadaan dirinya bersama salah satu Paslon tersebut karena menghadiri rapat Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Boru Berre (PPTSB) Dairi. Apalagi ia mengaku merupakan salah satu pengurus dari PPTSB Dairi.

"Kami meminta klarifikasi karena ada tersebar foto Osbeth Sinaga bersama salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dairi di pertemuan PPTSB dengan mengacungkan jari tanda nomor peserta Pilkada Dairi 2018 dari Paslon tersebut," jelas Pandapotan.

Setelah mendapat klarifikasi yang jelas, maka pihaknya akan segera mengirim surat rekomendasi kepada Komisi ASN agar lembaga tempat Osbet Sinaga mengajar memberikan sanksi, karena mengisyaratkan mendukung salah satu Paslon.

"Hari Sabtu besok rencana dia mau menyerahkan SK PNS-nya. Setelah itu kita proses ke Komisi ASN," sebutnya.

Keterlibatan oknum PNS dalam Pilkada Dairi 2018 ini bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya ada dua oknum camat di Kabupaten Dairi yang mendukung Paslon Nomor Urut Satu, Depriwanto-Azhar.

Hal itu didasari foto dan video yang menunjukkan adanya dukungan dan ajakan kepada masyarakat untuk mendukung salah satu Paslon di Pilkada Dairi. Keduanya yaitu, Camat Siempatnempu Lamasi Sihombing dan Camat Sumbul Tingki Simamora. (cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved