Lima Anggota Dewan Tinggalkan Paripurna Hak Angket Wali Kota Siantar! Menyerahkan ke Penegak Hukum

Dari 30 anggota legislatif, hanya enam orang yang tidak setuju, yakni lima anggota Fraksi PAN yang tediri dari PPP, PAN, dan PKS.

Lima Anggota Dewan Tinggalkan Paripurna Hak Angket Wali Kota Siantar! Menyerahkan ke Penegak Hukum
TRIBUN MEDAN/TOMMY SIMATUPANG
Anggota DPRD Siantar mengunjuk tangan saat dilakukan voting untuk pembentukan Hak Angket Wali Kota Siantar, Hefriasnyah Nor yang diduga menistakan suku Simalungun, Jumat (25/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Sebanyak 24 anggota DPRD Siantar mengunjuk tangan menyatakan setuju untuk pembentukan tim panitia khusus (Pansus) Hak Angket Wali Kota Pematangsiantara, Hefriansyah Nor, Jumat (25/5/2018).

Dari 30 anggota legislatif, hanya lima orang yang tidak setuju, yakni lima anggota Fraksi PAN yang tediri dari PPP, PAN, dan PKS. Sedangkan satu orang yakni Ketua Fraksi Hanura, Keneddy Parapat, tidak hadir dalam rapat tersebut.

"Ini kami anggap ranahnya penegak hukum. Ini bukan ranahnya dprd. Sudah ada delik. Sudah dugaan. Ranah kita kan memediasi. Bukan seperti ini," ucap anggota dewan yang walk out.

Amatan tribun-medan.com, lima anggota Fraksi PAN meninggalkan ruangan saat dilakukan voting untuk pembentukan pansus. Mereka pun meninggalkan rapat dan duduk di ruang komisi.

Anggota Fraksi PAN, Nurlela Sikumbang saat ditemui di ruanganya memasikan tidak akan mengikuti perkembangan Hak Angket. Nurlela beralasan ketidakikutsertaan Fraksi PAN dalan Hak Angket tersebut karena pihaknya ingin kondisi Kota Pematangsiantar berjalan dengan aman.

"Kita tidak ikut sampai akhir. Kita inginkan daerah Siantar ini kondusif,"ujarnya.

Sementara Ow Dermawan mengatakan pihaknya ingin persoalan ini diserahkan ke penegak hukum. Bukan masuk dalam ranah anggota DPRD.

"Semestinya ini masuk dalam ranah penengak hukum. Bukan anggota dewan,"ujarnya.

Seperti diketahui, Ketua DPRD Siantar telah menetapkan struktur Pansus Hak Angket Wali Kota Siantar atas dugaan penistaan suku Simalungun yang dilakukan Wali Kota Siantar Hefriansyah Nor. Secara voting, DPRD menetapkan Oberlin Malau dari Fraksi Gerindra sebagai Ketua Pansus Hak Angket Walikota Siantar. (tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help