Memalukan, Oknum Dokter Puskesmas Nyambi jadi Pengedar Sabu

MI mengaku mendapatkan barang haram itu dari dr M yang bekerja sebagai dokter di Puskesmas Binanga Mamuju.

Memalukan, Oknum Dokter Puskesmas Nyambi jadi Pengedar Sabu
nurhadi/tribunsulbar.com
Seorang dokter dan perawat di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, harus digelandang ke kantor polisi. 
TRIBUN-MEDAN.COM - Oknum dokter dan perawat di Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ditangkap aparat kepolisian Polres Kabupaten Mamuju karena penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (Narkoba).

"Kedua orang pelaku penyalahguna Narkotika berprofesi dokter dan perawat ditangkap di Jalan Arteri Kabupaten Mamuju," ujar Kasat Resnarkoba Polres Mamuju, AKP Muhammad Sukri di Mamuju, Kamis (24/5/2018).

Ia mengatakan, dokter tersebut diketahui berinisial M (33) berdinas di Puskesmas Binanga dan perawar berinisial MI (38) berdinas di sebagai Perawat Kesehatan Pelabuhan Fery Mamuju.

Dari tangan kedua pelaku, Team Python berhasil mengamankan barang bukti berupa dua sachet plastik bening berisi narkotika jenis sabu dengan berat masing-masing 0,06 gram dan 0,4 gram, dua unit handphone merk advan dan samsung serta dua buah tabung pireks.

Sukri mengatakan, penangkapan tersebut bermula dari laporan dari masyarakat bahwa MI yang bekerja sebagai tenaga perawat di Pelabuhan Fery Mamuju kerap melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

"Atas laporan itu, Team Python Polres langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan MI dengan barang bukti berupa satu sachet plastic bening berisi narkotika jenis sabu, saty buah pireks dan unit handphone merk Advan," kata Sukri kepada TribunSulbar.com, Kamis (24/5/2018).

Setelah dilakukan interogasi, kata AKP Sukri, MI mengaku mendapatkan barang haram itu dari dr M yang bekerja sebagai dokter di Puskesmas Binanga Mamuju.

"Setelah mendapat informasi, kemudian Team Python kembali berhasil mengamankan dr. M dengan barang bukti berupa satu sachet narkotika jenis sabu seberat 0.06 gram, satu buah pireks dan satu unit handphone merk Samsung,"ujarnya.

"Setelah dr M diinterogasi, ia juga mengaku mendapat barang dari rekannya juga berinisial M yang sampai saat ini masih dalam pengejaran personil Team Python,"lanjutnya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku di ancam dengan Pasal 112 ayat (1) subs Pasal 114 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman pidana kurungan penjara lebih dari lima tahun.(*)

Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help